Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Doa Jibril
"Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad,
apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:
- Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);
- Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami istri;
- Tidak berma'afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.
Maka Rasulullahpun mengatakan amiin sebanyak 3 kali.
Dapat kita bayangkan, yang berdo'a adalah Malaikat dan yang meng-amiinkan adalah Rasullullah dan para sahabat, dan dilakukan pada hari Jum'at.
Tanpa Disadari
11 bulan banyak kata sudah diucapkan dan dilontarkan
tak semua menyejukkan,
11 bulan
banyak perilaku yang sudah dibuat dan diciptakan
tak semua menyenangkan,
11 bulan
banyak keluhan, kebencian, kebohongan
menjadi bagian dari diri,
saatnya istirahat dalam "perjalanan dunia"
saatnya membersihkan jiwa yang berjelaga,
saatnya menikmati indahnya kemurahanNya
saatnya memahami makna pensucian diri
Selamat menunaikan Ibadah Puasa
bersama kita leburkan kekhilafan,
Semoga dengan puasa mempertemukan kita
dengan Keagungan Lailatul Qadar
dan kita semua menjadi pilihanNya
untuk dikabulkan do'a - do'a
dan kembali menjadi fitrah
Amin.
Do'a Mohon Keselamatan
Artinya: "Ya Tuhan, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zhalim, dan selamatkanlah kami dengan curahan rahmat-Mu dari tipu daya orang- orang yang kafir." (Qs. Yunus: 85-86).
Penjelasan:
Doa ini dibaca oleh kelompok minoritas yang beriman kepada Nabi Musa a.s., setelah mereka menyaksikan kemukjizatannya dihadapan Fir'aun. Ketika itu, kaum Nabi Musa as yang terdiri dari pemuda-pemuda dalam keadaan takut, bahwa Fir'aun dan pemuka-pemukanya akan menyiksa mereka. Maka pada waktu itu pula Nabi Musa as memerintahkan kepada kaumnya agar tidak takut dan menyerahkan sepenuhnya kepada Allah Swt., seraya berdoa dengan lafazh doa diatas. Bisa dilihat dalam Surah Yunus ayat 83-86.
Do'a Mohon Perlindungan
Artinya: "Ya Tuhanku, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari memohon sesuatu yang aku tidak mengetahui hakikatnya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampunan serta tidak menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk golongan orang-orang yang merugi." (QS. H�d: 47).
Penjelasan:
Doa ini merupakan doanya Nabi Nuh a.s., yaitu ketika kaumnya termasuk anaknya (kan'an) ikut dihancurkan oleh Allah Swt. melalui banjir besar. Nabi Nuh a.s. perotes kepada Allah Swt., "kenapa anaknya (kan'an) ikut dihancurkan padahal dia adalah bagian dari keluargaku, dan Engkau sendiri berjanji akan menyelamatkan keluargaku dan menenggelamkan kaumku." (QS. H�d ayat 45).
Kemudian Allah memberikan jawaban: "bahwa dia (Kan'an) bukan termasuk keluargamu yang dijanjikan akan diselamatkan, karena dia tidak shalih dan beriman kepada Allah. Padahal yang akan diselamatkan dari banjir besar adalah mereka-mereka yang beriman kepada Allah.(H�d ayat 46).
Setelah diperingatkan Allah, Nabi Nuh a.s. berdoa dengan lafazh doa diatas. Kemudian Allah mengabulkan doanya. (QS. H�d ayat 48).
Do'a Keluarga Maslahah
Artinya: "Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami perkenankanlah doaku. Ya Tuhan kami berikanlah ampunan kepadaku dan kepada kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)." (QS. Ibr�h�m: 41-42).
Penjelasan:
Doa diatas baik sekali dibaca dalam berbagai kesempatan, agar diri kita dan keluarga kita serta turunan kita senantiasa taat dan rajin beribadah kepada Allah Swt., khususnya ibadah shalat yang telah diwajibkan.
Dalam Al-Quran dikisahkan, bahwa doa tersebut dibaca oleh Nabi Ibrahim a.s., ketika ia baru saja memohon agar kota Mekkah dijadikan kota tentram, aman dan anak turunannaya diselematkan dari menyembah berhala. Lebih detail tentang kisah nabi ibrahim bisa dilihat dalam Al-Ouran Surah Ib�h�m ayat 35-42.
Do'a Mohon Tempat yang Baik
Artinya: "Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara masuk yang benar, dan keluarkanlah pula aku secara keluar yang benar. Dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan (pemimpin) yang menolong." (Al-Isr�': 80).
Penjelasan:
Doa di atas dibaca bukan hanya dikhususkan ketika kita akan pergi. Tetapi dalam berbagai keadaan yang sering kali berubah sangat dianjurkan untuk dibacanya seperti akan melaksanakan pemilihan umum untuk memilih pemimpin. Doa di atas dibaca agar kita mendapatkan pemimpin yang jujur dan bijaksana. Baik juga doa di atas dibaca ketika kita akan meninggalkan tempat yang kita huni (dunia), memohon agar ditempatkan pada tempat yang layak setelah meninggal. Demikian Al-Qurthubi menjelaskan dalam tafsirnya.
Do'a Mohon diberi Kemudahan
Artinya: "Ya Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini." (QS. Al-Kahfi: 10).
Penjelasan:
Doa diatas baik sekali dibaca oleh para pejuang muda yang menegakkan agama Allah agar mendapatkan keberhasilan dan kesuksesan. Karena doa tersebut adalah doa yang dibaca pemuda Ashh�b al-Kahfi, yakni sekelompok pemuda yang beriman kepada Allah Swt. hingga mendapatkan petunjuk yang sempurna dari sisi-Nya. Doa ini dibaca oleh mereka ketika akan masuk gua sebagai persembunyiannya untuk menyelamatkan agama yang hak, agama yang mereka pegangi dari fitnah-fitnah dan orang-orang zhalim. Dan Allah Swt. mengabulkan doa mereka Kisah Ashh�bu al-Kahfi dapat dibaca dalam Surah Al-Kahfi dari ayat 9-26.
Do'a Kelapangan hati
Artinya: "Ya Tuhan, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah segala urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku, agar mereka mengerti perkataanku." (QS. Thaha: 27)
Penjelasan:
Doa di atas balk sekali dibaca ketika menghadapi kezhaliman seseorang, kelompok, dan penguasa. Juga dibaca agar mendapatkan kelancaran, kemudahan dalam berdakwah. Doa ini pula yang sering dibaca oleh para mubaligh.
Al-Quran mengisahkan, bahwa doa tersebut dibaca oleh Nabi Musa a.s. ketika mendapat perintah dari Allah Swt. agar menyampaikan risalah kepada Fir'aun. Dan akhirnya Allah Swt. mengabulkan permintaan Nabi Musa a.s., bisa dilihat dalam Al-Quran Surah Al-kahfi dari ayat 24-36.
Do'a Mohon Jodoh dan Keturunan yang Baik
Artinya: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku hidupku seorang diri, dan Engkaulah pewaris yang paling baik." (QS. Al-Anbiyai': 89).
Artinya: "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sungguh Engkau Maha Pendengar doa." (QS. Ali 'Imron: 38).
Penjelasan:
Doa di atas baik sekali dibaca oleh orang-orang yang belum mempunyai keturunan dan pasangan hidup. Juga baik sekali dibaca oleh setiap muslim agar diberi keturunan yang shalih.
Kedua ayat diatas merupakan doanya Nabi Zakariya a.s. agar diberi keturunan sebagai pelenjut perjuangannya menegakkan agama Allah. Kisah Nabi Zakaria bisa dilihat dalam Al-Our'an Surah Al-Anbiya' ayat, 89-90; Ali-'Imron, 38-41.
Do'a Mohon Terlepas dari Musibah
Artinya: "Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung pula kepada-Mu, ya Tuhan kami dari kedatangan mereka kepadaku." (OS. Al-Mukmin�n: 97-98).
Penjelasan:
Doa di atas dibaca dalam berbagai keadaan agar selamat dari tipu daya syathan, baik dalam beramal maupun dalam pergaulan. Dan doa diatas merupakan perintah Allah agar kita memperbanyak membacanya ketika terjadi musibah. (QS. Al-Mukmin�n ayat 93-94).
Do'a Mohon Kemuliaan
Artinya: "Ya Tuhan kami, jauhkanlah adzab Jahanam dari kami, Sungguh 'adzab itu adalah kebinasaan yang kekal." (QS. Al-Furq�n: 65).
Artinya: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri dan keturunan kami sebagai penyenang hati, dan jadikanlah kami imam (pemimpin) bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Furq�n: 74).
Penjelasan:
Dalam Al-Quran dikisahkan, bahwa doa tersebut dibaca oleh orang-orang yang senantiasa memuji dan menyucikannya. Mereka senantiasa berpegang teguh pada etika Islam, beramal shalih, memperbanyak dzikir dan doa dalam segala kesempatan.
Dikutip dari sumber Doa-Doa 28 Maret 2011
Akang Doang
"TUNTUTLAH ILMU SAMPAI KENEGERI CHINA" "CARILAH ILMU MULAI DARI LAHIR SAMPAI KELOBANG LAHAT" TAPI...... JANGAN LUPA MENGAMALKANNYA "KARENA ILMU TANPA AMAL SEPERTI POHON TIDAK BERBUAH" (Artinya Tidak bermanfaatnya)!!!!!.
Kamis, 31 Maret 2011
ANAK SALEH
Jika menilik sabda Rasul: “Man Rozzaqohulloh bi waladin, fa alaihi bi TA’LIIMIHII wa TA’DIIBIHII….” alhadist. =
“Barang siapa dikaruniai anak, waka wajib atasnya untuk MENGAJAR dan MENDIDIK nya…”
Disini Rasul menggunakan dua kalimat:
“Ta’liim” : mengajar >> ilmu ==>olah pikir
“Ta’diib” : mendidik ==>adab ==>olah bu di/ karakter.
Terjemahan para sesepuh: agar anak- anak menjadi orang yang PINTER BENER, bukan PINTER KEBLINGER.
Ter- obsesi oleh sabda Nabi itu dalam lembaga pendidikan yang saya dirikan, disamping pelajaran karakter standart, saya terapkan kewajiban agar anak- anak tiap mengawali pelajarannya membaca secara bersama Ikrar karakter dengan judul”Anak- anak solih solihah calon penghuni sorga” sebagai “Brain washing” dan “Continuous indoctrination” kepada mereka, yang sebenarnya bersumber pada Qur’an dan Hadist Rasul. Harapan saya tidak muluk- muluk, seandainya setelah selesai masa pendidikannya mereka hanya dapat mempraktekan Ikrar mereka itu, insyaallah itu cukup dan insyaallah mereka akan selamat dunia akherat. Anda ingin mencatat? inilah ikrarnya:
Anak- anak soleh solekhah calon penghuni sorga
(Children soleh solekhah candidate of heaven).
1. Taat kepada Allah Yang Maha Esa dan kepada Rasul Nya.
Obedient to Allah, the One god and His Apostle.
2. Berbakti dan menyayangi kedua orang tuanya.
Kind, and love both parents.
3. Menghormati dan menyayangi guru- gurunya.
Respect and feel for its teacher.
4. Menghargai dan menghormati yang lebih tua.
Apreciate and respect the older.
5. Mengasihi dan menyayangi adik- adik dan yang lebih muda.
Pitty and love the brother- sister and younger.
6. Menghormati para tetangga dan lingkungan pergaulannya.
Respect the neighbors and the world environment.
7. Menyayangi semua makhluq termasuk tanaman dan hewan.
Love all creatures,including plants and animals.
8. Bertutur kata sopan dan menghindarkan diri dari kata- kata kotor, teriakan dan ejekan.
Speaking polite and shy from the word dirty, screaming and derission.
9. Tidak sombong dan sopan dalam pergaulan.
Not arrogant and complacent in the assosiation.
10. Mencintai ilmu dan selalu tekun belajar.
Always love science and diligent study.
11. Mencintai mesjid dan pengajian.
Love the mosque and Islamic teaching.
12. Bersikap sopan dimesjid dan menghindarkan gurauan dan teriakan.
Be polite and avoiding mosques in the prank and cry.
13. Mencintai kebersihan, ketertiban dan kerapihan.
Love the cleanlines, order and tidiness.
14. Berpakaian patut dan sesuai syari’at.
An apropriate dress should syari’at.
15. Menghindari percekcokan sesama teman.
Avoid squabbling among friends.
16. Suka memberi dan benci meminta.
Give love and hate ask.
17. Ramah dan sopan kepada para tamu.
Friendly and polite to the guests.
18. Suka membantu pekerjaan orang tua dan tetangga.
Like help working parents and neighbors.
19. Selalu mendo’akan kebaikan bagi kedua ibu bapaknya.
Always pray for the good of both the mothers and his father.
20. Menyambung tali silaturrahmi teman-teman kedua ibu bapaknya.
Connecting strap at friends from both parents.
21. Memilih bergaul dengan teman- teman yang baik saja.
Choosing socialize with a good friends only.
22. Bermain dengan permainan yang mendidik dan bermanfaat saja.
Play with games that are educational and useful.
23. Tak mengganggu ayah dan ibu saat beliau beristitahat.
Not disturb the mother and father when they rest.
24. Meminta izin saat ingin memasuki kamar ayah dan ibu.
Want to ask permission to enter the mother and father’s room.
25. Tak pernah melalaikan sholat lima waktu, puasa romadhon dan membaca al- Qur’an.
Never neglect the five prayer times, Ramadan fasting, anf read al- Qur’an.
“Subbaanul yaum Rijaalul ghod” = “Pemuda masa kini- pemimpin dimasa depan”
“Barang siapa dikaruniai anak, waka wajib atasnya untuk MENGAJAR dan MENDIDIK nya…”
Disini Rasul menggunakan dua kalimat:
“Ta’liim” : mengajar >> ilmu ==>olah pikir
“Ta’diib” : mendidik ==>adab ==>olah bu di/ karakter.
Terjemahan para sesepuh: agar anak- anak menjadi orang yang PINTER BENER, bukan PINTER KEBLINGER.
Ter- obsesi oleh sabda Nabi itu dalam lembaga pendidikan yang saya dirikan, disamping pelajaran karakter standart, saya terapkan kewajiban agar anak- anak tiap mengawali pelajarannya membaca secara bersama Ikrar karakter dengan judul”Anak- anak solih solihah calon penghuni sorga” sebagai “Brain washing” dan “Continuous indoctrination” kepada mereka, yang sebenarnya bersumber pada Qur’an dan Hadist Rasul. Harapan saya tidak muluk- muluk, seandainya setelah selesai masa pendidikannya mereka hanya dapat mempraktekan Ikrar mereka itu, insyaallah itu cukup dan insyaallah mereka akan selamat dunia akherat. Anda ingin mencatat? inilah ikrarnya:
Anak- anak soleh solekhah calon penghuni sorga
(Children soleh solekhah candidate of heaven).
1. Taat kepada Allah Yang Maha Esa dan kepada Rasul Nya.
Obedient to Allah, the One god and His Apostle.
2. Berbakti dan menyayangi kedua orang tuanya.
Kind, and love both parents.
3. Menghormati dan menyayangi guru- gurunya.
Respect and feel for its teacher.
4. Menghargai dan menghormati yang lebih tua.
Apreciate and respect the older.
5. Mengasihi dan menyayangi adik- adik dan yang lebih muda.
Pitty and love the brother- sister and younger.
6. Menghormati para tetangga dan lingkungan pergaulannya.
Respect the neighbors and the world environment.
7. Menyayangi semua makhluq termasuk tanaman dan hewan.
Love all creatures,including plants and animals.
8. Bertutur kata sopan dan menghindarkan diri dari kata- kata kotor, teriakan dan ejekan.
Speaking polite and shy from the word dirty, screaming and derission.
9. Tidak sombong dan sopan dalam pergaulan.
Not arrogant and complacent in the assosiation.
10. Mencintai ilmu dan selalu tekun belajar.
Always love science and diligent study.
11. Mencintai mesjid dan pengajian.
Love the mosque and Islamic teaching.
12. Bersikap sopan dimesjid dan menghindarkan gurauan dan teriakan.
Be polite and avoiding mosques in the prank and cry.
13. Mencintai kebersihan, ketertiban dan kerapihan.
Love the cleanlines, order and tidiness.
14. Berpakaian patut dan sesuai syari’at.
An apropriate dress should syari’at.
15. Menghindari percekcokan sesama teman.
Avoid squabbling among friends.
16. Suka memberi dan benci meminta.
Give love and hate ask.
17. Ramah dan sopan kepada para tamu.
Friendly and polite to the guests.
18. Suka membantu pekerjaan orang tua dan tetangga.
Like help working parents and neighbors.
19. Selalu mendo’akan kebaikan bagi kedua ibu bapaknya.
Always pray for the good of both the mothers and his father.
20. Menyambung tali silaturrahmi teman-teman kedua ibu bapaknya.
Connecting strap at friends from both parents.
21. Memilih bergaul dengan teman- teman yang baik saja.
Choosing socialize with a good friends only.
22. Bermain dengan permainan yang mendidik dan bermanfaat saja.
Play with games that are educational and useful.
23. Tak mengganggu ayah dan ibu saat beliau beristitahat.
Not disturb the mother and father when they rest.
24. Meminta izin saat ingin memasuki kamar ayah dan ibu.
Want to ask permission to enter the mother and father’s room.
25. Tak pernah melalaikan sholat lima waktu, puasa romadhon dan membaca al- Qur’an.
Never neglect the five prayer times, Ramadan fasting, anf read al- Qur’an.
“Subbaanul yaum Rijaalul ghod” = “Pemuda masa kini- pemimpin dimasa depan”
NASEHAT BAGI PARA REMAJA
Nasihat Kepada Para Gadis Remaja
Published by Abdullah Hadrami [abdullah] on 2010/5/19 (2326 reads)
Nasihat Kepada Para Gadis Remaja
Dengan terbata-bata dan diiringi linangan air mata penyesalan seorang remaja putri bertutur,
"Peristiwa ini bermula hanya dari pembicaraan melalui telepon antara diriku dengan seorang pria, lalu berlanjut membuahkan kisah cinta di antara kami. Ia merayu bahwa dirinya sangat mencintaiku dan ingin segera meminangku. Dia berharap dapat bertemu muka denganku, namun aku sungguh merasa keberatan, bahkan aku mengancam ingin menjauhi dirinya, kemudian menyudahi hubungan ini. Akan tetapi aku tak kuasa melakukan itu. Maka aku putuskan dengan mengirimkan fotoku dalam sebuah surat cinta yang semerbak dengan wangi aroma bunga mawar.
Gayung bersambut suratku pun dibalas olehnya, dan semenjak itu kami sering saling kirim surat. Suatu ketika melalui surat, ia mengajakku untuk keluar pergi berduaan, aku menolak dengan keras ajakan itu. Tetapi ia balik mengancam akan membeberkan semua tentang diriku, foto-fotoku, surat cintaku, dan obrolanku dengannya selama ini melalui telepon, yang ternyata ia selalu merekamnya. Aku benar-benar dibuat tak berdaya oleh ancamannya.
Akhirnya aku pun pergi keluar bersamanya dan berharap dapat pulang kembali ke rumah dengan secepatnya. Memang aku pun akhirnya pulang, namun sudah bukan sebagai diriku yang dulu lagi, aku telah berubah. Aku kembali ke rumah dengan membawa aib yang berkepanjangan, dan suatu ketika kutanyakan kepadanya, "Kapan kita akan menikah?" Apakah tidak secepatnya? Namun ternyata jawaban yang ia berikan sungguh menyakitkan, dengan nada menghina dan merendahkanku ia berkata, "Aku tak mau menikah dengan wanita rendahan sepertimu!"
Wahai saudariku tercinta!
kini engkau tahu bagaimana akhir dari hubungan kami yang jelas-jelas terlarang dalam agama ini. Oleh karena itu waspada dan berhati-hatilah jangan sampai engkau terjerumus dalam hubungan semacam itu. Jauhilah teman yang buruk perangai, yang suatu saat bisa saja ia menjerumuskanmu lalu menyeretmu ke dalam pergaulan yang rendah dan terlarang. Ia hiasi itu semua sehingga seakan-akan menarik dan merupakan hal biasa yang tidak akan berakibat apa-apa, tak akan ada aib dan lain sebagainya.
Jangan percaya omongannya, sekali lagi jangan gampang percaya! Itu semua tak lain adalah tipu daya yang dilancarkan oleh syetan dan teman-temannya. Dan jika engkau tak mau berhati-hati maka sungguh hubungan haram itu akan berakibat sebagaimana yang telah kusebutkan di atas atau bahkan lebih parah dan menyakitkan lagi.
Berhati-hatilah jangan sampai engkau terpedaya dengan bujuk rayu para laki-laki pendosa itu yang kesukaannya hanya mempermainkan kehormatan orang lain. Mereka adalah pembohong, pendusta dan pengkhianat, walau salah satu dari mulut mereka terkadang menyampaikan kejujuran dan keikhlasan. Apa yang diinginkan mereka adalah sama, dan semua orang yang berakal mengetahui itu, seakan tiada yang tersembunyi. Berapa kali kita mendengarkan, demikian juga selain kita tentang perilaku keji mereka terhadap para gadis remaja.
Namun sayang seribu sayang bahwa sebagian para gadis tak bisa mengambil pelajaran dari peristiwa memalukan yang menimpa gadis lainnya. Mereka tak mempercayai segala ucapan dan nasehat yang diberikan kecuali setelah peristiwa itu benar-benar menimpa, dan setelah terlanjur menjadi korban kebiadaban lelaki amoral itu. Tatkala musibah dan aib yang mencoreng muka telah terjadi, maka ketika itulah ia baru terbangun dari keterlenaannya, timbullah penyesalan yang mendalam atas segala yang telah dilakukannya. Ia berangan-angan agar aib, derita, dan kegetiran itu segera berakhir, namun musim telah berlalu dan segalanya telah terjadi,yang hilang tiada mungkin kembali! "Mengapa semua jadi begini?"
Saudariku Tercinta!
Bagi yang terlanjur jatuh dalam hubungan yang haram dan terlarang, jika mau berpikir maka tentu ia akan menjauhi cara seperti itu sejak awal mulanya. Sehingga tak seorang pun bisa mengajaknya demikian berpetualang dalam cinta. Sebab dalam petualangan tersebut mempertaruhkan sesuatu yang paling mulia yang merupakan lambang harga diri dan kesucian wanita. Jika sekali telah hilang, maka tak akan mungkin kembali selamanya. Wanita mana yang menginginkan agar miliknya yang paling berharga hilang begitu saja dengan sia-sia demi kesenangan sekejap? Lalu setelah itu kembali ke tengah-tengah keluarga dan masyarakat dalam keadaan terhina dan tersisih tiada mampu mendongakkan kepala?
Tiada lagi laki-laki yang mengingin kannya, hidup terkucil dan penuh kerugian yang selalu mengiringi sisa umurnya. Hatinya makin teriris manakala melihat teman sebayanya atau yang lebih muda telah menjadi seorang istri, seorang ibu rumah tangga dan pendidik generasi muda.
Oleh karena itu wahai saudariku, pikirkanlah semua ini! Jauhilah olehmu hubungan muda-mudi yang melanggar aturan agama agar engkau tidak menjadi korban selanjutnya. Ambillah pelajaran dari peristiwa yang menimpa gadis selainmu, dan jangan sampai engkau menjadi pelajaran yang diambil oleh mereka. Ketahuilah bahwa wanita yang terjaga kehormatannya itu sangatlah mahal, jika ia mengkhianati dan tak menjaga kehormatan itu, maka kehinaanlah yang pantas baginya. Tetaplah engkau pada kondisi jiwamu yang suci dan mulia dan janganlah sekali-kali engkau membuatnya hina serta menurunkan martabat dan ketinggian nilainya.
Jangan kau kira bahwa untuk mendapatkan seorang suami yang baik hanya dapat diperoleh melalui obrolan lewat telepon ataupun pacaran dan pergaulan bebas. Banyak di antara mereka yang jika dimintai pertanggung jawaban agar segera menikah justru mengatakan:
Bagaimana mungkin aku menikahi wanita sepertinya.
Bagaimana pula aku rela dengan tingkah laku dan caranya.
Bagi wanita yang telah mengkhianati kehormatannya sehari saja.
Maka tiada mungkin bagi diriku untuk memperistrinya.
Bila engkau tak menginginkan jawaban yang menyakitkan seperti ini maka jangan sekali-kali menjalin hubungan terlarang, cegahlah sedini mungkin. Selagi dirimu dapat mengen-dalikan segala urusan yang menyangkut pribadimu, maka kemuliaan dan harga diri akan terjaga. Carilah suami dengan cara yang baik dan benar, sebab kalau toh engkau mendapatkannya dengan cara gaul bebas dan cara-cara lain yang tidak benar, maka biasanya akan berakibat tersia-sianya rumah tangga dan bahkan perceraian. Rata-rata kehidupan mereka dipenuhi oleh duri, saling curiga, menuduh, dan penuh ketidakpercayaan.
Jangan kau percayai propaganda sesat yang berkedok kemajuan zaman atau mereka yang menggembar-gemborkan kebebasan kaum wanita yang mengharuskan menjalin cinta terlebih dahulu sebelum menikah. Janganlah terkecoh, sebab cinta sejati tak akan ada kecuali setelah menikah. Sedang selain itu, maka pada umumnya adalah cinta semu, hanya mengikuti angan-angan dan fatamorgana, sekedar menuruti kesenangan, hawa nafsu, dan pelampiasan emosi belaka.
Ingatlah bahwa kehidupan dunia ini sangatlah singkat dan sementara, mungkin sebentar lagi engkau akan meninggalkannya. Maka jika ternyata engkau telah terkhilaf dengan dosa-dosa segera saja bertaubat memohon ampunan sebelum ada dinding penghalang antara taubat dengan dirimu. Demi Allah nasihat ini kusampaikan dengan tulus untukmu dan itu semua semata-mata karena rasa sayang dan cintaku kepadamu.
Sumber: Buletin Darul Wathan "nihayatu fatah" [alsofwah]
Published by Abdullah Hadrami [abdullah] on 2010/5/19 (2326 reads)
Nasihat Kepada Para Gadis Remaja
Dengan terbata-bata dan diiringi linangan air mata penyesalan seorang remaja putri bertutur,
"Peristiwa ini bermula hanya dari pembicaraan melalui telepon antara diriku dengan seorang pria, lalu berlanjut membuahkan kisah cinta di antara kami. Ia merayu bahwa dirinya sangat mencintaiku dan ingin segera meminangku. Dia berharap dapat bertemu muka denganku, namun aku sungguh merasa keberatan, bahkan aku mengancam ingin menjauhi dirinya, kemudian menyudahi hubungan ini. Akan tetapi aku tak kuasa melakukan itu. Maka aku putuskan dengan mengirimkan fotoku dalam sebuah surat cinta yang semerbak dengan wangi aroma bunga mawar.
Gayung bersambut suratku pun dibalas olehnya, dan semenjak itu kami sering saling kirim surat. Suatu ketika melalui surat, ia mengajakku untuk keluar pergi berduaan, aku menolak dengan keras ajakan itu. Tetapi ia balik mengancam akan membeberkan semua tentang diriku, foto-fotoku, surat cintaku, dan obrolanku dengannya selama ini melalui telepon, yang ternyata ia selalu merekamnya. Aku benar-benar dibuat tak berdaya oleh ancamannya.
Akhirnya aku pun pergi keluar bersamanya dan berharap dapat pulang kembali ke rumah dengan secepatnya. Memang aku pun akhirnya pulang, namun sudah bukan sebagai diriku yang dulu lagi, aku telah berubah. Aku kembali ke rumah dengan membawa aib yang berkepanjangan, dan suatu ketika kutanyakan kepadanya, "Kapan kita akan menikah?" Apakah tidak secepatnya? Namun ternyata jawaban yang ia berikan sungguh menyakitkan, dengan nada menghina dan merendahkanku ia berkata, "Aku tak mau menikah dengan wanita rendahan sepertimu!"
Wahai saudariku tercinta!
kini engkau tahu bagaimana akhir dari hubungan kami yang jelas-jelas terlarang dalam agama ini. Oleh karena itu waspada dan berhati-hatilah jangan sampai engkau terjerumus dalam hubungan semacam itu. Jauhilah teman yang buruk perangai, yang suatu saat bisa saja ia menjerumuskanmu lalu menyeretmu ke dalam pergaulan yang rendah dan terlarang. Ia hiasi itu semua sehingga seakan-akan menarik dan merupakan hal biasa yang tidak akan berakibat apa-apa, tak akan ada aib dan lain sebagainya.
Jangan percaya omongannya, sekali lagi jangan gampang percaya! Itu semua tak lain adalah tipu daya yang dilancarkan oleh syetan dan teman-temannya. Dan jika engkau tak mau berhati-hati maka sungguh hubungan haram itu akan berakibat sebagaimana yang telah kusebutkan di atas atau bahkan lebih parah dan menyakitkan lagi.
Berhati-hatilah jangan sampai engkau terpedaya dengan bujuk rayu para laki-laki pendosa itu yang kesukaannya hanya mempermainkan kehormatan orang lain. Mereka adalah pembohong, pendusta dan pengkhianat, walau salah satu dari mulut mereka terkadang menyampaikan kejujuran dan keikhlasan. Apa yang diinginkan mereka adalah sama, dan semua orang yang berakal mengetahui itu, seakan tiada yang tersembunyi. Berapa kali kita mendengarkan, demikian juga selain kita tentang perilaku keji mereka terhadap para gadis remaja.
Namun sayang seribu sayang bahwa sebagian para gadis tak bisa mengambil pelajaran dari peristiwa memalukan yang menimpa gadis lainnya. Mereka tak mempercayai segala ucapan dan nasehat yang diberikan kecuali setelah peristiwa itu benar-benar menimpa, dan setelah terlanjur menjadi korban kebiadaban lelaki amoral itu. Tatkala musibah dan aib yang mencoreng muka telah terjadi, maka ketika itulah ia baru terbangun dari keterlenaannya, timbullah penyesalan yang mendalam atas segala yang telah dilakukannya. Ia berangan-angan agar aib, derita, dan kegetiran itu segera berakhir, namun musim telah berlalu dan segalanya telah terjadi,yang hilang tiada mungkin kembali! "Mengapa semua jadi begini?"
Saudariku Tercinta!
Bagi yang terlanjur jatuh dalam hubungan yang haram dan terlarang, jika mau berpikir maka tentu ia akan menjauhi cara seperti itu sejak awal mulanya. Sehingga tak seorang pun bisa mengajaknya demikian berpetualang dalam cinta. Sebab dalam petualangan tersebut mempertaruhkan sesuatu yang paling mulia yang merupakan lambang harga diri dan kesucian wanita. Jika sekali telah hilang, maka tak akan mungkin kembali selamanya. Wanita mana yang menginginkan agar miliknya yang paling berharga hilang begitu saja dengan sia-sia demi kesenangan sekejap? Lalu setelah itu kembali ke tengah-tengah keluarga dan masyarakat dalam keadaan terhina dan tersisih tiada mampu mendongakkan kepala?
Tiada lagi laki-laki yang mengingin kannya, hidup terkucil dan penuh kerugian yang selalu mengiringi sisa umurnya. Hatinya makin teriris manakala melihat teman sebayanya atau yang lebih muda telah menjadi seorang istri, seorang ibu rumah tangga dan pendidik generasi muda.
Oleh karena itu wahai saudariku, pikirkanlah semua ini! Jauhilah olehmu hubungan muda-mudi yang melanggar aturan agama agar engkau tidak menjadi korban selanjutnya. Ambillah pelajaran dari peristiwa yang menimpa gadis selainmu, dan jangan sampai engkau menjadi pelajaran yang diambil oleh mereka. Ketahuilah bahwa wanita yang terjaga kehormatannya itu sangatlah mahal, jika ia mengkhianati dan tak menjaga kehormatan itu, maka kehinaanlah yang pantas baginya. Tetaplah engkau pada kondisi jiwamu yang suci dan mulia dan janganlah sekali-kali engkau membuatnya hina serta menurunkan martabat dan ketinggian nilainya.
Jangan kau kira bahwa untuk mendapatkan seorang suami yang baik hanya dapat diperoleh melalui obrolan lewat telepon ataupun pacaran dan pergaulan bebas. Banyak di antara mereka yang jika dimintai pertanggung jawaban agar segera menikah justru mengatakan:
Bagaimana mungkin aku menikahi wanita sepertinya.
Bagaimana pula aku rela dengan tingkah laku dan caranya.
Bagi wanita yang telah mengkhianati kehormatannya sehari saja.
Maka tiada mungkin bagi diriku untuk memperistrinya.
Bila engkau tak menginginkan jawaban yang menyakitkan seperti ini maka jangan sekali-kali menjalin hubungan terlarang, cegahlah sedini mungkin. Selagi dirimu dapat mengen-dalikan segala urusan yang menyangkut pribadimu, maka kemuliaan dan harga diri akan terjaga. Carilah suami dengan cara yang baik dan benar, sebab kalau toh engkau mendapatkannya dengan cara gaul bebas dan cara-cara lain yang tidak benar, maka biasanya akan berakibat tersia-sianya rumah tangga dan bahkan perceraian. Rata-rata kehidupan mereka dipenuhi oleh duri, saling curiga, menuduh, dan penuh ketidakpercayaan.
Jangan kau percayai propaganda sesat yang berkedok kemajuan zaman atau mereka yang menggembar-gemborkan kebebasan kaum wanita yang mengharuskan menjalin cinta terlebih dahulu sebelum menikah. Janganlah terkecoh, sebab cinta sejati tak akan ada kecuali setelah menikah. Sedang selain itu, maka pada umumnya adalah cinta semu, hanya mengikuti angan-angan dan fatamorgana, sekedar menuruti kesenangan, hawa nafsu, dan pelampiasan emosi belaka.
Ingatlah bahwa kehidupan dunia ini sangatlah singkat dan sementara, mungkin sebentar lagi engkau akan meninggalkannya. Maka jika ternyata engkau telah terkhilaf dengan dosa-dosa segera saja bertaubat memohon ampunan sebelum ada dinding penghalang antara taubat dengan dirimu. Demi Allah nasihat ini kusampaikan dengan tulus untukmu dan itu semua semata-mata karena rasa sayang dan cintaku kepadamu.
Sumber: Buletin Darul Wathan "nihayatu fatah" [alsofwah]
Senin, 28 Maret 2011
IKHLAS KUNCI UTAMA
Ikhlas, Kunci Hidup
Ikhlas adalah Kunci Hidup
Hikmah, seperti halnya rezeki, bisa datang dari mana saja, dari arah yang tak disangka-sangka. Dan bagi Tia Setiati Mahatmi, salah satu sekretaris Badan Pengurus Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), hikmah itu datang melalui anaknya, Mahendra Anindito yang akrab dipanggil Dito.
Tak ingin anaknya salah gaul, Tia memasukkan sulungnya itu ke sebuah sekolah bernafaskan Islam berasrama di Cikarang, Jawa Barat. Tujuannya hanya satu, dengan tinggal di asrama dan didikan agama yang baik, Dito lebih terawasi. Tak lebih. Bahwa sekolah itu adalah sekolah Islam bertaraf internasional, itu catatan lain.
Di luar dugaan, tak hanya pergaulannya yang terjaga, tapi juga ibadahnya. Waktu kali pertama pulang, Tia terkaget-kaget dengan Dito yang minta dibangunkan pagi buta. Maka dia spontan bertanya, ”Mau apa bangun pagi-pagi?” Ternyata, selama di asrama Dito membiasakan diri shalat subuh tepat waktu. Subhanallah.
Suatu saat, perempuan kelahiran Jakarta, 17 Januari 1968 ini mengajak Dito belanja di sebuah mal di Jakarta. Mendekati pukul 18.00 WIB, dia mengajak putranya pulang. Dito menolak karena sebentar waktu shalat Maghrib tiba. Tapi Tia bersikeras mengajaknya pulang. Dalam pikiran Tia, jarak Kelapa Gading sampai Matraman rumahnya tak seberapa jauh. ”Maghrib di rumah saja,” ujarnya.
Dan, nyatanya, perjalanan Kelapa Gading-Matraman macet total. Waktu tempuh yang diperkirakan hanya 15 menit, ternyata hampir satu jam. Dito ngambek. ”Tuh kan, Ma? Udah jam berapa nih sekarang?” ungkap Dito penuh kesal.
Tia kaget ditegur sang anak. Namun jujur, dia bahagia dengan teguran itu. Sejak itu, dia mengikuti ‘ilmu’ sang anak, ”Tak ada tawar-menawar dalam urusan shalat.”
Ilmu itu diteruskan pada anak buahnya di perusahaan yang didirikannya, Tribuana Cahya Ananta. Ketika masuk waktu shalat, semua saling mengingatkan untuk meninggalkan pekerjaannya sejenak dan melakukan shalat. ”Ibu akan marah kalau pukul 12.00 siang masih ada pria di kantor, tidak segera ke masjid untuk shalat Jumat,” ujar seorang pegawainya.
Tia meninggalkan zona nyaman sebagai general manager di sebuah perusahaan ritel papan atas untuk menekuni bisnis sendiri. Tahun 1996, ia mendirikan bendera Tribuana Cahya Ananta yang kini merambah usaha mulai event organizer hingga penerbitan. ”Saya juga senang melihat orang tertawa,” ujarnya setengah bercanda, tentang keputusannya merintis bisnis sendiri.
Itu sebabnya, ia membangun usaha dengan kebersamaan. Masing-masing karyawan mempunyai rasa tanggung jawab yang sama sesuai bidang masing-masing untuk turut membesarkan usaha. Imbal baliknya, ia memberi penghargaan yang sepadan. ”Kalau orang lain bahagia karena kita yang membuatnya seperti itu, senangnya bukan main,” ungkap ibu tiga putera ini.
Bidang usaha yang digelutinya kali pertama, menurut wanita yang tengah menyelesaikan program S3 bidang syariah di Universitas Trisakti ini, adalah bidang agensi iklan. Awalnya hanya agensi kecil-kecilan, bergerak di bidang komunikasi. Kemudian merambah TV iklan di Garuda yang dimulai sejak 1997 dan event organizer. Sejak tahun 2003, ia membuka sekolah terpadu.
Menurut Tia, usahanya menjadi lancar karena ada campur tangan Allah. ”Saya merasa pertolongan Allah kepada kami tidak pernah berhenti. Selalu ada jalan dalam kesulitan apa pun,” ujarnya.
Layaknya sebuah usaha, pasang-surut pasti terjadi. Namun ikhlas menjadi kuncinya. ”Kalau kita ikhlas, maka apapun yang datang pada kita, menyenangkan atau tidak, kita terima dengan rasa syukur,” ujarnya.
Cobaan berat pernah terjadi di tahun kedua dia membuka usaha. Saat itu, badai krisis moneter melanda semua lini, tak terkecuali usahanya. ”Ketika itu saya dihadapkan satu dilema untuk menutup usaha atau melanjutkannya,” ujar perempuan yang kerap menjadi dosen tamu mata kuliah entrepreneur di berbagai perguruan tinggi ini.
Bayangkan saja, untuk memenuhi hak karyawan atas gaji dan THR, ia harus melego seluruh koleksi perhiasannya. Ia mengaku, tak pernah terpikir untuk mengingkari hak karyawan atas jerih payahnya dengan alasan klise, misalnya, ”maaf, perusahaan sedang payah akibat krisis ekonomi,” atau kalimat permakluman sejenisnya.
”Saya sangat yakin, pertolongan Allah tak akan pernah berhenti kepada manusia yang ikhlas menolong orang lain. Dan keyakinan itu bukan keyakinan kosong belaka, karena sedikit demi sedikit, usaha saya bangkit lagi, bahkan lebih maju dari sebelumnya, Alhamdulillah,” paparnya.
Tia bersyukur, sejak tiga tahun lalu mampu memberangkatkan karyawannya berumrah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas rizki dan karunia-Nya terhadap perusahaan. Tiap bulan, ada minimal satu karyawannya dari level manapun, yang berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan umrah setiap tahun. ”Insya Allah program ini bisa terus berjalan setiap tahun,” tambahnya.
Belakangan, ia merangkai satu demi satu kebenaran ajaran agamanya. Soal rezeki yang dimudahkan, ia menemukan jawabannya dalam hadis yang dibacanya beberapa tahun kemudian. ”Nabi Muhammad SAW pernah bersabda yang intinya, Allah SWT akan membukakan pintu rezeki sembilan kali lipat lebih besar kepada seorang entrepeneur,” ujarnya.dam
Ikhlas adalah Kunci Hidup
Hikmah, seperti halnya rezeki, bisa datang dari mana saja, dari arah yang tak disangka-sangka. Dan bagi Tia Setiati Mahatmi, salah satu sekretaris Badan Pengurus Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), hikmah itu datang melalui anaknya, Mahendra Anindito yang akrab dipanggil Dito.
Tak ingin anaknya salah gaul, Tia memasukkan sulungnya itu ke sebuah sekolah bernafaskan Islam berasrama di Cikarang, Jawa Barat. Tujuannya hanya satu, dengan tinggal di asrama dan didikan agama yang baik, Dito lebih terawasi. Tak lebih. Bahwa sekolah itu adalah sekolah Islam bertaraf internasional, itu catatan lain.
Di luar dugaan, tak hanya pergaulannya yang terjaga, tapi juga ibadahnya. Waktu kali pertama pulang, Tia terkaget-kaget dengan Dito yang minta dibangunkan pagi buta. Maka dia spontan bertanya, ”Mau apa bangun pagi-pagi?” Ternyata, selama di asrama Dito membiasakan diri shalat subuh tepat waktu. Subhanallah.
Suatu saat, perempuan kelahiran Jakarta, 17 Januari 1968 ini mengajak Dito belanja di sebuah mal di Jakarta. Mendekati pukul 18.00 WIB, dia mengajak putranya pulang. Dito menolak karena sebentar waktu shalat Maghrib tiba. Tapi Tia bersikeras mengajaknya pulang. Dalam pikiran Tia, jarak Kelapa Gading sampai Matraman rumahnya tak seberapa jauh. ”Maghrib di rumah saja,” ujarnya.
Dan, nyatanya, perjalanan Kelapa Gading-Matraman macet total. Waktu tempuh yang diperkirakan hanya 15 menit, ternyata hampir satu jam. Dito ngambek. ”Tuh kan, Ma? Udah jam berapa nih sekarang?” ungkap Dito penuh kesal.
Tia kaget ditegur sang anak. Namun jujur, dia bahagia dengan teguran itu. Sejak itu, dia mengikuti ‘ilmu’ sang anak, ”Tak ada tawar-menawar dalam urusan shalat.”
Ilmu itu diteruskan pada anak buahnya di perusahaan yang didirikannya, Tribuana Cahya Ananta. Ketika masuk waktu shalat, semua saling mengingatkan untuk meninggalkan pekerjaannya sejenak dan melakukan shalat. ”Ibu akan marah kalau pukul 12.00 siang masih ada pria di kantor, tidak segera ke masjid untuk shalat Jumat,” ujar seorang pegawainya.
Tia meninggalkan zona nyaman sebagai general manager di sebuah perusahaan ritel papan atas untuk menekuni bisnis sendiri. Tahun 1996, ia mendirikan bendera Tribuana Cahya Ananta yang kini merambah usaha mulai event organizer hingga penerbitan. ”Saya juga senang melihat orang tertawa,” ujarnya setengah bercanda, tentang keputusannya merintis bisnis sendiri.
Itu sebabnya, ia membangun usaha dengan kebersamaan. Masing-masing karyawan mempunyai rasa tanggung jawab yang sama sesuai bidang masing-masing untuk turut membesarkan usaha. Imbal baliknya, ia memberi penghargaan yang sepadan. ”Kalau orang lain bahagia karena kita yang membuatnya seperti itu, senangnya bukan main,” ungkap ibu tiga putera ini.
Bidang usaha yang digelutinya kali pertama, menurut wanita yang tengah menyelesaikan program S3 bidang syariah di Universitas Trisakti ini, adalah bidang agensi iklan. Awalnya hanya agensi kecil-kecilan, bergerak di bidang komunikasi. Kemudian merambah TV iklan di Garuda yang dimulai sejak 1997 dan event organizer. Sejak tahun 2003, ia membuka sekolah terpadu.
Menurut Tia, usahanya menjadi lancar karena ada campur tangan Allah. ”Saya merasa pertolongan Allah kepada kami tidak pernah berhenti. Selalu ada jalan dalam kesulitan apa pun,” ujarnya.
Layaknya sebuah usaha, pasang-surut pasti terjadi. Namun ikhlas menjadi kuncinya. ”Kalau kita ikhlas, maka apapun yang datang pada kita, menyenangkan atau tidak, kita terima dengan rasa syukur,” ujarnya.
Cobaan berat pernah terjadi di tahun kedua dia membuka usaha. Saat itu, badai krisis moneter melanda semua lini, tak terkecuali usahanya. ”Ketika itu saya dihadapkan satu dilema untuk menutup usaha atau melanjutkannya,” ujar perempuan yang kerap menjadi dosen tamu mata kuliah entrepreneur di berbagai perguruan tinggi ini.
Bayangkan saja, untuk memenuhi hak karyawan atas gaji dan THR, ia harus melego seluruh koleksi perhiasannya. Ia mengaku, tak pernah terpikir untuk mengingkari hak karyawan atas jerih payahnya dengan alasan klise, misalnya, ”maaf, perusahaan sedang payah akibat krisis ekonomi,” atau kalimat permakluman sejenisnya.
”Saya sangat yakin, pertolongan Allah tak akan pernah berhenti kepada manusia yang ikhlas menolong orang lain. Dan keyakinan itu bukan keyakinan kosong belaka, karena sedikit demi sedikit, usaha saya bangkit lagi, bahkan lebih maju dari sebelumnya, Alhamdulillah,” paparnya.
Tia bersyukur, sejak tiga tahun lalu mampu memberangkatkan karyawannya berumrah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas rizki dan karunia-Nya terhadap perusahaan. Tiap bulan, ada minimal satu karyawannya dari level manapun, yang berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan umrah setiap tahun. ”Insya Allah program ini bisa terus berjalan setiap tahun,” tambahnya.
Belakangan, ia merangkai satu demi satu kebenaran ajaran agamanya. Soal rezeki yang dimudahkan, ia menemukan jawabannya dalam hadis yang dibacanya beberapa tahun kemudian. ”Nabi Muhammad SAW pernah bersabda yang intinya, Allah SWT akan membukakan pintu rezeki sembilan kali lipat lebih besar kepada seorang entrepeneur,” ujarnya.dam
ADA 3 CIRI IKLAS
Jika ada kader dakwah merasakan kekeringan ruhiyah, kegersangan ukhuwah, kekerasan hati, hasad, perselisihan, friksi, dan perbedaan pendapat yang mengarah ke permusuhan, berarti ada masalah besar dalam tubuh mereka. Dan itu tidak boleh dibiarkan. Butuh solusi tepat dan segera.
Jika merujuk kepada Al-Qur’an dan Sunnah, kita akan menemukan pangkal masalahnya, yaitu hati yang rusak karena kecenderungan pada syahwat. “Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.” (Al-Hajj: 46). Rasulullah saw. bersabda, “Ingatlah bahwa dalam tubuh ada segumpal daging, jika baik maka seluruh tubuhnya baik; dan jika buruk maka seluruhnya buruk. Ingatlah bahwa segumpul daging itu adalah hati.” (Muttafaqun ‘alaihi). Imam Al-Ghazali pernah ditanya, “Apa mungkin para ulama (para dai) saling berselisih?” Ia menjawab,” Mereka akan berselisih jika masuk pada kepentingan dunia.”
Karena itu, pengobatan hati harus lebih diprioritaskan dari pengobatan fisik. Hati adalah pangkal segala kebaikan dan keburukan. Dan obat hati yang paling mujarab hanya ada dalam satu kata ini: ikhlas.
Kedudukan Ikhlas
Ikhlas adalah buah dan intisari dari iman. Seorang tidak dianggap beragama dengan benar jika tidak ikhlas. Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (Al-An’am: 162). Surat Al-Bayyinah ayat 5 menyatakan, “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus.” Rasulullah saw. bersabda, “Ikhlaslah dalam beragama; cukup bagimu amal yang sedikit.”
Tatkala Jibril bertanya tentang ihsan, Rasul saw. berkata, “Engkau beribadah kepada Allah seolah engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Allah melihatmu.” Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak menerima amal kecuali dilakukan dengan ikhlas dan mengharap ridha-Nya.”
Fudhail bin Iyadh memahami kata ihsan dalam firman Allah surat Al-Mulk ayat 2 yang berbunyi, “Liyabluwakum ayyukum ahsanu ‘amala, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya” dengan makna akhlasahu (yang paling ikhlas) dan ashwabahu (yang paling benar). Katanya, “Sesungguhnya jika amal dilakukan dengan ikhlas tetapi tidak benar, maka tidak diterima. Dan jika amal itu benar tetapi tidak ikhlas, juga tidak diterima. Sehingga, amal itu harus ikhlas dan benar. Ikhlas jika dilakukan karena Allah Azza wa Jalla dan benar jika dilakukan sesuai sunnah.” Pendapat Fudhail ini disandarkan pada firman Allah swt. di surat Al-Kahfi ayat 110.
Imam Syafi’i pernah memberi nasihat kepada seorang temannya, “Wahai Abu Musa, jika engkau berijtihad dengan sebenar-benar kesungguhan untuk membuat seluruh manusia ridha (suka), maka itu tidak akan terjadi. Jika demikian, maka ikhlaskan amalmu dan niatmu karena Allah Azza wa Jalla.”
Karena itu tak heran jika Ibnul Qoyyim memberi perumpamaan seperti ini, “Amal tanpa keikhlasan seperti musafir yang mengisi kantong dengan kerikil pasir. Memberatkannya tapi tidak bermanfaat.” Dalam kesempatan lain beliau berkata, “Jika ilmu bermanfaat tanpa amal, maka tidak mungkin Allah mencela para pendeta ahli Kitab. Jika ilmu bermanfaat tanpa keikhlasan, maka tidak mungkin Allah mencela orang-orang munafik.”
Makna Ikhlas
Secara bahasa, ikhlas bermakna bersih dari kotoran dan menjadikan sesuatu bersih tidak kotor. Maka orang yang ikhlas adalah orang yang menjadikan agamanya murni hanya untuk Allah saja dengan menyembah-Nya dan tidak menyekutukan dengan yang lain dan tidak riya dalam beramal.
Sedangkan secara istilah, ikhlas berarti niat mengharap ridha Allah saja dalam beramal tanpa menyekutukan-Nya dengan yang lain. Memurnikan niatnya dari kotoran yang merusak.
Seseorang yang ikhlas ibarat orang yang sedang membersihkan beras (nampi beras) dari kerikil-kerikil dan batu-batu kecil di sekitar beras. Maka, beras yang dimasak menjadi nikmat dimakan. Tetapi jika beras itu masih kotor, ketika nasi dikunyah akan tergigit kerikil dan batu kecil. Demikianlah keikhlasan, menyebabkan beramal menjadi nikmat, tidak membuat lelah, dan segala pengorbanan tidak terasa berat. Sebaliknya, amal yang dilakukan dengan riya akan menyebabkan amal tidak nikmat. Pelakunya akan mudah menyerah dan selalu kecewa.
Karena itu, bagi seorang dai makna ikhlas adalah ketika ia mengarahkan seluruh perkataan, perbuatan, dan jihadnya hanya untuk Allah, mengharap ridha-Nya, dan kebaikan pahala-Nya tanpa melihat pada kekayaan dunia, tampilan, kedudukan, sebutan, kemajuan atau kemunduran. Dengan demikian si dai menjadi tentara fikrah dan akidah, bukan tentara dunia dan kepentingan. Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku.” Dai yang berkarakter seperti itulah yang punya semboyan ‘Allahu Ghayaatunaa‘, Allah tujuan kami, dalam segala aktivitas mengisi hidupnya.
Buruknya Riya
Makna riya adalah seorang muslim memperlihatkan amalnya pada manusia dengan harapan mendapat posisi, kedudukan, pujian, dan segala bentuk keduniaan lainnya. Riya merupakan sifat atau ciri khas orang-orang munafik. Disebutkan dalam surat An-Nisaa ayat 142, “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat itu) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.”
Riya juga merupakan salah satu cabang dari kemusyrikan. Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya yang paling aku takuti pada kalian adalah syirik kecil.” Sahabat bertanya, “Apa itu syirik kecil, wahai Rasulullah?” Rasulullah saw. menjawab, “Riya. Allah berkata di hari kiamat ketika membalas amal-amal hamba-Nya, ‘Pergilah pada yang kamu berbuat riya di dunia dan perhatikanlah, apakah kamu mendapatkan balasannya?’” (HR Ahmad).
Dan orang yang berbuat riya pasti mendapat hukuman dari Allah swt. Orang-orang yang telah melakukan amal-amal terbaik, apakah itu mujahid, ustadz, dan orang yang senantiasa berinfak, semuanya diseret ke neraka karena amal mereka tidak ikhlas kepada Allah. Kata Rasulullah saw., “Siapa yang menuntut ilmu, dan tidak menuntutnya kecuali untuk mendapatkan perhiasan dunia, maka ia tidak akan mendapatkan wangi-wangi surga di hari akhir.” (HR Abu Dawud)
Ciri Orang Yang Ikhlas
Orang-orang yang ikhlas memiliki ciri yang bisa dilihat, diantaranya:
1. Senantiasa beramal dan bersungguh-sungguh dalam beramal, baik dalam keadaan sendiri atau bersama orang banyak, baik ada pujian ataupun celaan. Ali bin Abi Thalib r.a. berkata, “Orang yang riya memiliki beberapa ciri; malas jika sendirian dan rajin jika di hadapan banyak orang. Semakin bergairah dalam beramal jika dipuji dan semakin berkurang jika dicela.”
Perjalanan waktulah yang akan menentukan seorang itu ikhlas atau tidak dalam beramal. Dengan melalui berbagai macam ujian dan cobaan, baik yang suka maupun duka, seorang akan terlihat kualitas keikhlasannya dalam beribadah, berdakwah, dan berjihad.
Al-Qur’an telah menjelaskan sifat orang-orang beriman yang ikhlas dan sifat orang-orang munafik, membuka kedok dan kebusukan orang-orang munafik dengan berbagai macam cirinya. Di antaranya disebutkan dalam surat At-Taubah ayat 44-45, “Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, tidak akan meminta izin kepadamu untuk (tidak ikut) berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa. Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir, dan hati mereka ragu-ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keragu-raguannya.”
2. Terjaga dari segala yang diharamkan Allah, baik dalam keadaan bersama manusia atau jauh dari mereka. Disebutkan dalam hadits, “Aku beritahukan bahwa ada suatu kaum dari umatku datang di hari kiamat dengan kebaikan seperti Gunung Tihamah yang putih, tetapi Allah menjadikannya seperti debu-debu yang beterbangan. Mereka adalah saudara-saudara kamu, dan kulitnya sama dengan kamu, melakukan ibadah malam seperti kamu. Tetapi mereka adalah kaum yang jika sendiri melanggar yang diharamkan Allah.” (HR Ibnu Majah)
Tujuan yang hendak dicapai orang yang ikhlas adalah ridha Allah, bukan ridha manusia. Sehingga, mereka senantiasa memperbaiki diri dan terus beramal, baik dalam kondisi sendiri atau ramai, dilihat orang atau tidak, mendapat pujian atau celaan. Karena mereka yakin Allah Maha melihat setiap amal baik dan buruk sekecil apapun.
3. Dalam dakwah, akan terlihat bahwa seorang dai yang ikhlas akan merasa senang jika kebaikan terealisasi di tangan saudaranya sesama dai, sebagaimana dia juga merasa senang jika terlaksana oleh tangannya.
Para dai yang ikhlas akan menyadari kelemahan dan kekurangannya. Oleh karena itu mereka senantiasa membangun amal jama’i dalam dakwahnya. Senantiasa menghidupkan syuro dan mengokohkan perangkat dan sistem dakwah. Berdakwah untuk kemuliaan Islam dan umat Islam, bukan untuk meraih popularitas dan membesarkan diri atau lembaganya semata.
Jika merujuk kepada Al-Qur’an dan Sunnah, kita akan menemukan pangkal masalahnya, yaitu hati yang rusak karena kecenderungan pada syahwat. “Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.” (Al-Hajj: 46). Rasulullah saw. bersabda, “Ingatlah bahwa dalam tubuh ada segumpal daging, jika baik maka seluruh tubuhnya baik; dan jika buruk maka seluruhnya buruk. Ingatlah bahwa segumpul daging itu adalah hati.” (Muttafaqun ‘alaihi). Imam Al-Ghazali pernah ditanya, “Apa mungkin para ulama (para dai) saling berselisih?” Ia menjawab,” Mereka akan berselisih jika masuk pada kepentingan dunia.”
Karena itu, pengobatan hati harus lebih diprioritaskan dari pengobatan fisik. Hati adalah pangkal segala kebaikan dan keburukan. Dan obat hati yang paling mujarab hanya ada dalam satu kata ini: ikhlas.
Kedudukan Ikhlas
Ikhlas adalah buah dan intisari dari iman. Seorang tidak dianggap beragama dengan benar jika tidak ikhlas. Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (Al-An’am: 162). Surat Al-Bayyinah ayat 5 menyatakan, “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus.” Rasulullah saw. bersabda, “Ikhlaslah dalam beragama; cukup bagimu amal yang sedikit.”
Tatkala Jibril bertanya tentang ihsan, Rasul saw. berkata, “Engkau beribadah kepada Allah seolah engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya, maka sesungguhnya Allah melihatmu.” Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak menerima amal kecuali dilakukan dengan ikhlas dan mengharap ridha-Nya.”
Fudhail bin Iyadh memahami kata ihsan dalam firman Allah surat Al-Mulk ayat 2 yang berbunyi, “Liyabluwakum ayyukum ahsanu ‘amala, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya” dengan makna akhlasahu (yang paling ikhlas) dan ashwabahu (yang paling benar). Katanya, “Sesungguhnya jika amal dilakukan dengan ikhlas tetapi tidak benar, maka tidak diterima. Dan jika amal itu benar tetapi tidak ikhlas, juga tidak diterima. Sehingga, amal itu harus ikhlas dan benar. Ikhlas jika dilakukan karena Allah Azza wa Jalla dan benar jika dilakukan sesuai sunnah.” Pendapat Fudhail ini disandarkan pada firman Allah swt. di surat Al-Kahfi ayat 110.
Imam Syafi’i pernah memberi nasihat kepada seorang temannya, “Wahai Abu Musa, jika engkau berijtihad dengan sebenar-benar kesungguhan untuk membuat seluruh manusia ridha (suka), maka itu tidak akan terjadi. Jika demikian, maka ikhlaskan amalmu dan niatmu karena Allah Azza wa Jalla.”
Karena itu tak heran jika Ibnul Qoyyim memberi perumpamaan seperti ini, “Amal tanpa keikhlasan seperti musafir yang mengisi kantong dengan kerikil pasir. Memberatkannya tapi tidak bermanfaat.” Dalam kesempatan lain beliau berkata, “Jika ilmu bermanfaat tanpa amal, maka tidak mungkin Allah mencela para pendeta ahli Kitab. Jika ilmu bermanfaat tanpa keikhlasan, maka tidak mungkin Allah mencela orang-orang munafik.”
Makna Ikhlas
Secara bahasa, ikhlas bermakna bersih dari kotoran dan menjadikan sesuatu bersih tidak kotor. Maka orang yang ikhlas adalah orang yang menjadikan agamanya murni hanya untuk Allah saja dengan menyembah-Nya dan tidak menyekutukan dengan yang lain dan tidak riya dalam beramal.
Sedangkan secara istilah, ikhlas berarti niat mengharap ridha Allah saja dalam beramal tanpa menyekutukan-Nya dengan yang lain. Memurnikan niatnya dari kotoran yang merusak.
Seseorang yang ikhlas ibarat orang yang sedang membersihkan beras (nampi beras) dari kerikil-kerikil dan batu-batu kecil di sekitar beras. Maka, beras yang dimasak menjadi nikmat dimakan. Tetapi jika beras itu masih kotor, ketika nasi dikunyah akan tergigit kerikil dan batu kecil. Demikianlah keikhlasan, menyebabkan beramal menjadi nikmat, tidak membuat lelah, dan segala pengorbanan tidak terasa berat. Sebaliknya, amal yang dilakukan dengan riya akan menyebabkan amal tidak nikmat. Pelakunya akan mudah menyerah dan selalu kecewa.
Karena itu, bagi seorang dai makna ikhlas adalah ketika ia mengarahkan seluruh perkataan, perbuatan, dan jihadnya hanya untuk Allah, mengharap ridha-Nya, dan kebaikan pahala-Nya tanpa melihat pada kekayaan dunia, tampilan, kedudukan, sebutan, kemajuan atau kemunduran. Dengan demikian si dai menjadi tentara fikrah dan akidah, bukan tentara dunia dan kepentingan. Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku.” Dai yang berkarakter seperti itulah yang punya semboyan ‘Allahu Ghayaatunaa‘, Allah tujuan kami, dalam segala aktivitas mengisi hidupnya.
Buruknya Riya
Makna riya adalah seorang muslim memperlihatkan amalnya pada manusia dengan harapan mendapat posisi, kedudukan, pujian, dan segala bentuk keduniaan lainnya. Riya merupakan sifat atau ciri khas orang-orang munafik. Disebutkan dalam surat An-Nisaa ayat 142, “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat itu) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.”
Riya juga merupakan salah satu cabang dari kemusyrikan. Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya yang paling aku takuti pada kalian adalah syirik kecil.” Sahabat bertanya, “Apa itu syirik kecil, wahai Rasulullah?” Rasulullah saw. menjawab, “Riya. Allah berkata di hari kiamat ketika membalas amal-amal hamba-Nya, ‘Pergilah pada yang kamu berbuat riya di dunia dan perhatikanlah, apakah kamu mendapatkan balasannya?’” (HR Ahmad).
Dan orang yang berbuat riya pasti mendapat hukuman dari Allah swt. Orang-orang yang telah melakukan amal-amal terbaik, apakah itu mujahid, ustadz, dan orang yang senantiasa berinfak, semuanya diseret ke neraka karena amal mereka tidak ikhlas kepada Allah. Kata Rasulullah saw., “Siapa yang menuntut ilmu, dan tidak menuntutnya kecuali untuk mendapatkan perhiasan dunia, maka ia tidak akan mendapatkan wangi-wangi surga di hari akhir.” (HR Abu Dawud)
Ciri Orang Yang Ikhlas
Orang-orang yang ikhlas memiliki ciri yang bisa dilihat, diantaranya:
1. Senantiasa beramal dan bersungguh-sungguh dalam beramal, baik dalam keadaan sendiri atau bersama orang banyak, baik ada pujian ataupun celaan. Ali bin Abi Thalib r.a. berkata, “Orang yang riya memiliki beberapa ciri; malas jika sendirian dan rajin jika di hadapan banyak orang. Semakin bergairah dalam beramal jika dipuji dan semakin berkurang jika dicela.”
Perjalanan waktulah yang akan menentukan seorang itu ikhlas atau tidak dalam beramal. Dengan melalui berbagai macam ujian dan cobaan, baik yang suka maupun duka, seorang akan terlihat kualitas keikhlasannya dalam beribadah, berdakwah, dan berjihad.
Al-Qur’an telah menjelaskan sifat orang-orang beriman yang ikhlas dan sifat orang-orang munafik, membuka kedok dan kebusukan orang-orang munafik dengan berbagai macam cirinya. Di antaranya disebutkan dalam surat At-Taubah ayat 44-45, “Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, tidak akan meminta izin kepadamu untuk (tidak ikut) berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa. Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir, dan hati mereka ragu-ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keragu-raguannya.”
2. Terjaga dari segala yang diharamkan Allah, baik dalam keadaan bersama manusia atau jauh dari mereka. Disebutkan dalam hadits, “Aku beritahukan bahwa ada suatu kaum dari umatku datang di hari kiamat dengan kebaikan seperti Gunung Tihamah yang putih, tetapi Allah menjadikannya seperti debu-debu yang beterbangan. Mereka adalah saudara-saudara kamu, dan kulitnya sama dengan kamu, melakukan ibadah malam seperti kamu. Tetapi mereka adalah kaum yang jika sendiri melanggar yang diharamkan Allah.” (HR Ibnu Majah)
Tujuan yang hendak dicapai orang yang ikhlas adalah ridha Allah, bukan ridha manusia. Sehingga, mereka senantiasa memperbaiki diri dan terus beramal, baik dalam kondisi sendiri atau ramai, dilihat orang atau tidak, mendapat pujian atau celaan. Karena mereka yakin Allah Maha melihat setiap amal baik dan buruk sekecil apapun.
3. Dalam dakwah, akan terlihat bahwa seorang dai yang ikhlas akan merasa senang jika kebaikan terealisasi di tangan saudaranya sesama dai, sebagaimana dia juga merasa senang jika terlaksana oleh tangannya.
Para dai yang ikhlas akan menyadari kelemahan dan kekurangannya. Oleh karena itu mereka senantiasa membangun amal jama’i dalam dakwahnya. Senantiasa menghidupkan syuro dan mengokohkan perangkat dan sistem dakwah. Berdakwah untuk kemuliaan Islam dan umat Islam, bukan untuk meraih popularitas dan membesarkan diri atau lembaganya semata.
IKLHAS ITU APA?
Apa itu Ikhlas??
Ikhlas adalah sikap kta mengambil resiko dengan lapang dada(tidak iri dengki atau penyakit hati apapun),dan percaya bahwa Allah akan memberi pengganti yg jauh lebih Baik lgi,dri apa yg kta korbankan...
memang utk sbagian orang,ikhlas itu tidak mudah,karena mungkin mreka tidak yakin akan KEBESARAN ILLAHI RABBI,bahwa Allah adalah yang maha adil...
Firman Allah:
"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',"(QS. Al Baqarah 2:45)
sebelum,kta ikhlas,harus kta tanamkn dlu pda diri kta kepercayaan bahwa Allah itu MAHA ADIL...dengan begitu InsyaAllah,kta akan yakin bhwa Allah itu maha ADIL dan pasti kta akan brpikir bahwa Allah akan memberi pngganti dengan yg JAUUUH lbih baik dri ini...
InsyaAllah,kta bsa ikhlas spenuh hati...
tinggal penerapannya aj...
wallahua'lam bishowab...
Ikhlas adalah sikap kta mengambil resiko dengan lapang dada(tidak iri dengki atau penyakit hati apapun),dan percaya bahwa Allah akan memberi pengganti yg jauh lebih Baik lgi,dri apa yg kta korbankan...
memang utk sbagian orang,ikhlas itu tidak mudah,karena mungkin mreka tidak yakin akan KEBESARAN ILLAHI RABBI,bahwa Allah adalah yang maha adil...
Firman Allah:
"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',"(QS. Al Baqarah 2:45)
sebelum,kta ikhlas,harus kta tanamkn dlu pda diri kta kepercayaan bahwa Allah itu MAHA ADIL...dengan begitu InsyaAllah,kta akan yakin bhwa Allah itu maha ADIL dan pasti kta akan brpikir bahwa Allah akan memberi pngganti dengan yg JAUUUH lbih baik dri ini...
InsyaAllah,kta bsa ikhlas spenuh hati...
tinggal penerapannya aj...
wallahua'lam bishowab...
Minggu, 27 Maret 2011
Hutbah
HUTBAH JUMAT 1
Iman memiliki banyak cabang, salah satunya adalah sifat malu. Dalam berbagai hadits disebutkan diantara syarat-syarat orang beriman,misalnya,“Barangsiapa beriman kepada ALLOH dan hari kiamat, hendaknya menghormati tetangganya.” Maka orang yg beriman malu utk melakukan tindakan yg merugikan tetangganya, menyakiti tetangganya, dsb.
Rasululloh SAW sendiri bersabda,”Iman itu mempunyai 60 lebih cabang, dan malu merupakan cabang (bagian) dari iman.” (HR Bukhari)
Iman dan malu ibarat 2 sejoli yg tdk dpt dipisahkan, jika salah satu tiada maka yg lain juga tiada. “Sesungguhnya malu dan iman itu selalu berbarengan, apabila salah satu diantaranya dihilangkan (diangkat) maka yang lainnyapun akan hilang.” (HR. Imam Hakim dan Ibnu Umar).
Jika iman lenyap dari para penyelenggara negara, maka kasus suap menyuap akan terjadi. Dan masih banyak perilaku2 memalukan lainnya jika iman sudah lenyap dari dalam hati seseorang.
Orang mukmin akan malu pada ALLOH SWT, sehingga dia akan selalu berusaha memelihara kepala dan apa yg ada di dalamnya (pikirannya dari hal2 negatif yg akan merugikan orang lain). Dia juga akan memelihara perutnya dari makanan minuman yg diharamkan ALLOH SWT. Juga akan memelihara hati dari sifat2 yg merugikan seperti iri, dengki, dan penyakit hati lainnya.
Orang mukmin juga mesti malu dg malaikat, terutama Raqib dan Atid, sehingga akan selalu berusaha berbuat lebih banyak kebaikan. Rasululloh SAW bersabda,“Hendaknya kalian merasa malu kepada ALLOH dengan sebaik-baik rasa malu”. Para shahabat berkata, “Ya Rasululloh, alhamdulillah, kami semua malu kepada-Nya”. Beliau Saw menimpali, “Bukan demikian, tetapi jika kita benar-benar merasa malu kepada ALLOH, hendaknya kepala dan semua yang ada dalam kepala itu (termasuk mulut, mata dll), hendaknya menjaga perut dan sekitarnya dari segala yang dilarang, selalulah mengingat kematian dan masa kehancuran. Dan barangsiapa menginginkan akhirat, hendaknya dia tinggalkan hiasan dunia”. (HR. At- Turmudzi).
ALLOH SWT juga berfirman,“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yg dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya, (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, satu duduk di sebelah kanan dan yg lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yg diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yg selalu hadir.” (Qaaf:16-18)
Rasa malu akan mempengaruhi sikap dan sifat manusia dalam menjalani kehidupan ini. Mereka akan lebih berhati-hati dalam bertindak, apakah perbuatan mereka melanggar aturan ALLOH SWT atau tidak. Rasululloh SAW bersabda,“Sesungguhnya di antara perkataan nubuwah pertama yang diketahui manusia adalah: Jika engkau tidak malu, maka berbuatlah sesukamu.” (HR. Bukhari)
Orang yg mempunyai sifat malu tidak akan melakukan tindakan yg merugikan diri sendiri atau orang lain. “Rasa malu itu tidak mendatangkan kecuali kebaikan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Semoga kita termasuk orang yg memiliki rasa malu terhadap ALLOH SWT, malaikat, dan manusia******
HUTBAH JUMAT 2
Hidup korup sudah menjadi budaya di Indonesia. Nyaris (atau sudah semua?) golongan masyarakat Indonesia melakukan hal ini, meski kita masih bisa temui banyak orang yg berusaha hidup bersih.
Hidup korup, melakukan kecurangan, kebohongan, dan tidak jujur, sepertinya sudah menjadi bagian dari hidup masyarakat ini dan (nampaknya) tidak bisa dipisahkan lagi. Akibatnya, saat berbuat kejahatan2 itu tidak lagi ada perasaan malu ataupun berdosa. Naudzubillah.
Jika kita perhatikan, di media (entah itu koran, televisi, internet, dan lainnya), mayoritas pejabat pemerintahan masuk dalam pola kehidupan korup ini. Pedagang melakukan kecurangan dalam timbangan, lalu menimbun barang dagangan di gudang (agar bisa dijual dg harga yg lebih tinggi). Ada juga pengusaha yg menyuap pejabat yg mengambil kebijakan agar usahanya berjalan dengan mulus.
Bahkan, ada tokoh masyarakat memanfaatkan pengaruhnya utk terjerumus dalam pola hidup menyimpang ini. Bahkan para pengangguran pun melakukan kejahatan sendiri, seperti merampok, mencopet, dsb.
Sungguh, kenyataan hidup di Indonesia ini membuat kita kian yakin bahwa perilaku korupsi sudah menjadi budaya.
Rasululloh SAW dan Islam sendiri tegas2 melarang perbuatan korupsi ini! “Tidak mungkin seorang nabi berkhianat dalam urusan harta rampasan perang. Barang siapa yang berkhianat dalam urusan rampasan perang itu, maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatkannya itu; kemudian tiap-tiap diri akan diberi pembalasan tentang apa yang ia kerjakan dengan (pembalasan) setimpal, sedang mereka tidak dianiaya.” (Ali Imran(3):161). Berkhianat di sini diartikan sebagai korupsi.
Beberapa artikel tentang korupsi:
- Korupsi atau suap?
- Kisah pemeriksa pajak melawan korupsi
- Anda korupsi di kantor?
- Efek korupsi
Semoga kita bisa terhindar dari perbuatan laknat ini. Aamiin.********
HUTBAH JUMAT 3
Mengganti alat kelamin dari laki2 menjadi perempuan, ataupun sebaliknya, sudah pasti hukumnya haram. Hal ini dikarenakan mengganti kelamin termasuk dalam mengubah ciptaan ALLOH SWT, dan perbuatan itu termasuk dalam perbuatan setan. “setan itu mengatakan: “Saya benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bahagian yang sudah ditentukan (untuk saya), – dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya“. Barang siapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata. – Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.” (An Nisa(4):118-120).
Sementara Rasululloh SAW bersabda,”Rasululloh SAW melaknat laki2 yg menyerupai perempuan, dan perempuan yg menyerupai laki2.” (HR Bukhori, Abu Daud, Turmudzi, Ibnu Majah).
Sementara operasi wajah bisa boleh bisa haram, tergantung dari sisi pandang.
Jika operasi wajah dilakukan untuk pengobatan/penyembuhan, terutama jika ybs mengalami kecelakaan (atau seperti penyiksaan terhadap TKI/TKW) sehingga dibutuhkan operasi utk kesembuhannya, maka hukumnya boleh. Harus diingat, bahwa operasi yg dilakukan tidak menimbulkan efek yg lebih besar dari penyakit yg dideritanya. Jika efeknya lebih besar, maka operasi ini tidak diperbolehkan (haram).
Operasi menjadi haram, jika operasi wajah tersebut bertujuan hanya untuk kecantikan semata. Contohnya: operasi plastik agar terlihat lebih muda, atau termasuk juga di dalamnya mencukur alis mata. “ALLOH SWT melaknat orang yg membuat tato dan yg membuatkannya, org yg mencabuti bulu2 di wajahnya, orang yg mengikir giginya agar renggang dan kelihatan indah, dan yg mengubah ciptaan ALLOH SWT.” (HR Bukhari Muslim)*****
HUTBAH 4
ALLOH SWT berfirman,”Maka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis banyak, sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS At Taubah(9):82). Tertawa dan menangis adalah 2 kebutuhan dasar manusia yg dibawa sejak lahir. Kebutuhan2 ini akan senantiasa menyertai manusia hingga ajal menjemput.
Tertawa dikenal sebagai ekspresi kegembiraan sementara menangis adalah ekspresi kesedihan.
Manusia dilarang utk menangis dan tertawa sesukanya. Ada batasan2 yg mesti dipatuhi untuk mengekspresikan hal tersebut. Seperti yg disebut di ayat di atas, ALLOH SWT memerintahkan manusia utk memperbanyak tangis dan mengurangi tertawa.
Islam menempatkan Rasululloh SAW sebagai contoh. Dalam kehidupan beliau, tidak pernah beliau tertawa berlebihan,apalagi terbahak-bahak. Rasululloh SAW lebih banyak mengisi hidupnya dengan senyum. Meski demikian, beliau tetap mempunyai rasa humor.
Berlebihan, entah itu tertawa ataupun menangis, tidaklah baik. ALLOH SWT berfirman,”Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Al A’raf(7):31).
Mengekspresikan tawa atau kegembiraan secara berlebihan bisa menumpulkan daya pikir dan mematikan hati. Siapapun akan mengidap penyakit2 ini bila gemar mengeksploitasi hati. Banyak contoh di tengah kehidupan kita. Orang2 yg gemar bersenang-senang umumnya tidak suka berpikir, hati mereka menjadi rusak, dan suka bermalas-malasan.
Menangis tidak hanya mengekspresikan kesedihan. Terkadang menangis juga digunakan sebagai ekspresi kegembiraan hati, seperti seseorang yang menangis ketika bertemu orang yg sangat ia kasihi karena telah berpisah sekian lama.
Perbanyak tangis terutama jika berhubungan dengan taubat, kesalahan, dan dosa. Bagi seorang muslim yg taat, menangis karena takut kepada ALLOH SWT adalah hal yg lumrah (dan BISA) dia lakukan. Umar bin Khatab adalah salah satu contohnya.
Orang yg banyak tertawa (mengekspresikan kegembiraan) akan cenderung lupa dengan kesalahan2nya. Dan mustahil dia akan bisa menangis, terlebih menangis utk menyesali dosa, kesalahan2 yg dia lakukan.
Sebaliknya, orang yg banyak menangis biasanya orang2 yg suka merenung akan hakikat penciptaan atas dirinya.
Dalam hadits Rasululloh SAW disebut, salah satu golongan yg akan dinaungi/mendapat perlindungan dari ALLOH SWT adalah golongan orang yg selalu berzikir di keheningan malam sedang kedua matanya basah, menangis karena takut kepada ALLOH SWT.
Dalam hadits lain disebut,”Mata yg tidak akan disentuh api neraka adalah mata yg selalu menangis karena takut kepada ALLOH SWT.”*****
HUTBAH 5
Tiap orang ingin hidup bahagia, sehingga mereka berusaha untuk menggapainya. Pertanyaannya, bahagia seperti apa yg diinginkan, atau bahagia seperti apa yg hendak dicapai? Apakah uang yg banyak? Jabatan? Dengan demikian, bahagia adalah sesuatu yg relatif.
Hadits tentang kebahagiaan,“Ada 4 faktor kebahagiaan, yakni mempunyai istri yg sholehah, anak yg berbakti, teman yg baik, dan rejeki (halal) yg diusahakan sendiri.”
Istri Sholehah
Sifat-sifat istri sholehah terdapat di An Nisa(4):34,“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
Sebaik-baik istri adalah istri (shalehah) yg membahagiakan, sebagaimana disebut dalam hadits,“Sebaik-baik perhiasan dunia adalah istri salehah, jika kamu lihat maka menyenangkanmu wajahnya, jika kamu minta sesuatu darinya maka memuaskanmu akhlaknya, jika kamu tak dirumah maka dijaganya dirinya, hartamu & anak2mu, jika kamu dekat dengannya maka sayang & ridho kamu padanya, jika kamu jauh darinya maka rindu kamu padanya.”
Dengan demikian, seorang istri hendaknya:
- Bermuka manis (tidak cemberut bila uang belanja kurang)
- Patuh dan setia (selama perintah suami tidak bertentangan dengan agama)
- Memelihara amanah dari suami
- Memelihara silaturahim dengan lingkungan sekitar
- Tidak pergi tanpa ijin suami
- Menyimpan aib (suami dan keluarga)
Anak Berbakti
Anak merupakan ‘masalah’ yg mesti dihadapi hari ini dan masa depan. Harapan orang tua terhadap anak adalah si anak menjadi kebanggaan. Oleh karenanya, seorang anak mesti berbakti, dengan mematuhi perintah orang tua selama tidak bertentangan dengan agama.
Orang tua mesti membekali dengan pendidikan dunia dan akhirat. Dengan demikian, anak menjadi anak sholeh, yg berguna bagi masyarakat dan agama. Jadikan anak sebagai anak sholeh dan bermanfaat, agar menjadi tabungan akhirat kelak.
Doa-doa untuk mendapatkan anak yg sholeh:
“Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” Al Furqaan(25):74
“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.” Ash Shaaffaat(37):100
“Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki, — atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendaki-Nya), dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” Asy Syura(42):49-50
Teman (Lingkungan) yg Baik
Masalah peraulan menjadi faktor penentu dalam sosial. Saling menghormati, tolong menolong, akan membawa kebahagiaan. Rasululloh SAW sudah contohkan, bahwa meski hidup dalam kondisi yg sederhana, tapi kebahagiaan selalu beliau rasakan.
Hal tersebut bisa dilakukan di jaman sekarang, selama kita bergaul dengan orang baik di tempat/lingkungan yg baik pula.
Rejeki yg Halal
Dengan adanya rejeki yg halal, maka ibadah akan diterima, karena salah satu faktor diteriimanya ibadah adalah makanan kita mesti berasal dari usaha yg baik dan halal.
Terkait dengan rejeki:
- Islam menyuruh umatnya untuk mencari rejeki yg halal dan baik. “Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” Al Jumu’ah(62):10
- Agar hidup dengan tenang, hiduplah dengan sederhana, jangan berlebihan (qana’ah).
SukaTidak Suka · · Bagikan · Hapus
*
*
*
*
Tulis komentar...
Tekan Shift+Enter untuk memulai baris baru.
Facebook © 2011 · Bahasa Indonesia
Tentang · Iklan · Pengembang · Karier · Privasi · Ketentuan · Bantua
Iman memiliki banyak cabang, salah satunya adalah sifat malu. Dalam berbagai hadits disebutkan diantara syarat-syarat orang beriman,misalnya,“Barangsiapa beriman kepada ALLOH dan hari kiamat, hendaknya menghormati tetangganya.” Maka orang yg beriman malu utk melakukan tindakan yg merugikan tetangganya, menyakiti tetangganya, dsb.
Rasululloh SAW sendiri bersabda,”Iman itu mempunyai 60 lebih cabang, dan malu merupakan cabang (bagian) dari iman.” (HR Bukhari)
Iman dan malu ibarat 2 sejoli yg tdk dpt dipisahkan, jika salah satu tiada maka yg lain juga tiada. “Sesungguhnya malu dan iman itu selalu berbarengan, apabila salah satu diantaranya dihilangkan (diangkat) maka yang lainnyapun akan hilang.” (HR. Imam Hakim dan Ibnu Umar).
Jika iman lenyap dari para penyelenggara negara, maka kasus suap menyuap akan terjadi. Dan masih banyak perilaku2 memalukan lainnya jika iman sudah lenyap dari dalam hati seseorang.
Orang mukmin akan malu pada ALLOH SWT, sehingga dia akan selalu berusaha memelihara kepala dan apa yg ada di dalamnya (pikirannya dari hal2 negatif yg akan merugikan orang lain). Dia juga akan memelihara perutnya dari makanan minuman yg diharamkan ALLOH SWT. Juga akan memelihara hati dari sifat2 yg merugikan seperti iri, dengki, dan penyakit hati lainnya.
Orang mukmin juga mesti malu dg malaikat, terutama Raqib dan Atid, sehingga akan selalu berusaha berbuat lebih banyak kebaikan. Rasululloh SAW bersabda,“Hendaknya kalian merasa malu kepada ALLOH dengan sebaik-baik rasa malu”. Para shahabat berkata, “Ya Rasululloh, alhamdulillah, kami semua malu kepada-Nya”. Beliau Saw menimpali, “Bukan demikian, tetapi jika kita benar-benar merasa malu kepada ALLOH, hendaknya kepala dan semua yang ada dalam kepala itu (termasuk mulut, mata dll), hendaknya menjaga perut dan sekitarnya dari segala yang dilarang, selalulah mengingat kematian dan masa kehancuran. Dan barangsiapa menginginkan akhirat, hendaknya dia tinggalkan hiasan dunia”. (HR. At- Turmudzi).
ALLOH SWT juga berfirman,“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yg dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya, (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, satu duduk di sebelah kanan dan yg lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yg diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yg selalu hadir.” (Qaaf:16-18)
Rasa malu akan mempengaruhi sikap dan sifat manusia dalam menjalani kehidupan ini. Mereka akan lebih berhati-hati dalam bertindak, apakah perbuatan mereka melanggar aturan ALLOH SWT atau tidak. Rasululloh SAW bersabda,“Sesungguhnya di antara perkataan nubuwah pertama yang diketahui manusia adalah: Jika engkau tidak malu, maka berbuatlah sesukamu.” (HR. Bukhari)
Orang yg mempunyai sifat malu tidak akan melakukan tindakan yg merugikan diri sendiri atau orang lain. “Rasa malu itu tidak mendatangkan kecuali kebaikan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Semoga kita termasuk orang yg memiliki rasa malu terhadap ALLOH SWT, malaikat, dan manusia******
HUTBAH JUMAT 2
Hidup korup sudah menjadi budaya di Indonesia. Nyaris (atau sudah semua?) golongan masyarakat Indonesia melakukan hal ini, meski kita masih bisa temui banyak orang yg berusaha hidup bersih.
Hidup korup, melakukan kecurangan, kebohongan, dan tidak jujur, sepertinya sudah menjadi bagian dari hidup masyarakat ini dan (nampaknya) tidak bisa dipisahkan lagi. Akibatnya, saat berbuat kejahatan2 itu tidak lagi ada perasaan malu ataupun berdosa. Naudzubillah.
Jika kita perhatikan, di media (entah itu koran, televisi, internet, dan lainnya), mayoritas pejabat pemerintahan masuk dalam pola kehidupan korup ini. Pedagang melakukan kecurangan dalam timbangan, lalu menimbun barang dagangan di gudang (agar bisa dijual dg harga yg lebih tinggi). Ada juga pengusaha yg menyuap pejabat yg mengambil kebijakan agar usahanya berjalan dengan mulus.
Bahkan, ada tokoh masyarakat memanfaatkan pengaruhnya utk terjerumus dalam pola hidup menyimpang ini. Bahkan para pengangguran pun melakukan kejahatan sendiri, seperti merampok, mencopet, dsb.
Sungguh, kenyataan hidup di Indonesia ini membuat kita kian yakin bahwa perilaku korupsi sudah menjadi budaya.
Rasululloh SAW dan Islam sendiri tegas2 melarang perbuatan korupsi ini! “Tidak mungkin seorang nabi berkhianat dalam urusan harta rampasan perang. Barang siapa yang berkhianat dalam urusan rampasan perang itu, maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatkannya itu; kemudian tiap-tiap diri akan diberi pembalasan tentang apa yang ia kerjakan dengan (pembalasan) setimpal, sedang mereka tidak dianiaya.” (Ali Imran(3):161). Berkhianat di sini diartikan sebagai korupsi.
Beberapa artikel tentang korupsi:
- Korupsi atau suap?
- Kisah pemeriksa pajak melawan korupsi
- Anda korupsi di kantor?
- Efek korupsi
Semoga kita bisa terhindar dari perbuatan laknat ini. Aamiin.********
HUTBAH JUMAT 3
Mengganti alat kelamin dari laki2 menjadi perempuan, ataupun sebaliknya, sudah pasti hukumnya haram. Hal ini dikarenakan mengganti kelamin termasuk dalam mengubah ciptaan ALLOH SWT, dan perbuatan itu termasuk dalam perbuatan setan. “setan itu mengatakan: “Saya benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bahagian yang sudah ditentukan (untuk saya), – dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya“. Barang siapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata. – Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.” (An Nisa(4):118-120).
Sementara Rasululloh SAW bersabda,”Rasululloh SAW melaknat laki2 yg menyerupai perempuan, dan perempuan yg menyerupai laki2.” (HR Bukhori, Abu Daud, Turmudzi, Ibnu Majah).
Sementara operasi wajah bisa boleh bisa haram, tergantung dari sisi pandang.
Jika operasi wajah dilakukan untuk pengobatan/penyembuhan, terutama jika ybs mengalami kecelakaan (atau seperti penyiksaan terhadap TKI/TKW) sehingga dibutuhkan operasi utk kesembuhannya, maka hukumnya boleh. Harus diingat, bahwa operasi yg dilakukan tidak menimbulkan efek yg lebih besar dari penyakit yg dideritanya. Jika efeknya lebih besar, maka operasi ini tidak diperbolehkan (haram).
Operasi menjadi haram, jika operasi wajah tersebut bertujuan hanya untuk kecantikan semata. Contohnya: operasi plastik agar terlihat lebih muda, atau termasuk juga di dalamnya mencukur alis mata. “ALLOH SWT melaknat orang yg membuat tato dan yg membuatkannya, org yg mencabuti bulu2 di wajahnya, orang yg mengikir giginya agar renggang dan kelihatan indah, dan yg mengubah ciptaan ALLOH SWT.” (HR Bukhari Muslim)*****
HUTBAH 4
ALLOH SWT berfirman,”Maka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis banyak, sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS At Taubah(9):82). Tertawa dan menangis adalah 2 kebutuhan dasar manusia yg dibawa sejak lahir. Kebutuhan2 ini akan senantiasa menyertai manusia hingga ajal menjemput.
Tertawa dikenal sebagai ekspresi kegembiraan sementara menangis adalah ekspresi kesedihan.
Manusia dilarang utk menangis dan tertawa sesukanya. Ada batasan2 yg mesti dipatuhi untuk mengekspresikan hal tersebut. Seperti yg disebut di ayat di atas, ALLOH SWT memerintahkan manusia utk memperbanyak tangis dan mengurangi tertawa.
Islam menempatkan Rasululloh SAW sebagai contoh. Dalam kehidupan beliau, tidak pernah beliau tertawa berlebihan,apalagi terbahak-bahak. Rasululloh SAW lebih banyak mengisi hidupnya dengan senyum. Meski demikian, beliau tetap mempunyai rasa humor.
Berlebihan, entah itu tertawa ataupun menangis, tidaklah baik. ALLOH SWT berfirman,”Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Al A’raf(7):31).
Mengekspresikan tawa atau kegembiraan secara berlebihan bisa menumpulkan daya pikir dan mematikan hati. Siapapun akan mengidap penyakit2 ini bila gemar mengeksploitasi hati. Banyak contoh di tengah kehidupan kita. Orang2 yg gemar bersenang-senang umumnya tidak suka berpikir, hati mereka menjadi rusak, dan suka bermalas-malasan.
Menangis tidak hanya mengekspresikan kesedihan. Terkadang menangis juga digunakan sebagai ekspresi kegembiraan hati, seperti seseorang yang menangis ketika bertemu orang yg sangat ia kasihi karena telah berpisah sekian lama.
Perbanyak tangis terutama jika berhubungan dengan taubat, kesalahan, dan dosa. Bagi seorang muslim yg taat, menangis karena takut kepada ALLOH SWT adalah hal yg lumrah (dan BISA) dia lakukan. Umar bin Khatab adalah salah satu contohnya.
Orang yg banyak tertawa (mengekspresikan kegembiraan) akan cenderung lupa dengan kesalahan2nya. Dan mustahil dia akan bisa menangis, terlebih menangis utk menyesali dosa, kesalahan2 yg dia lakukan.
Sebaliknya, orang yg banyak menangis biasanya orang2 yg suka merenung akan hakikat penciptaan atas dirinya.
Dalam hadits Rasululloh SAW disebut, salah satu golongan yg akan dinaungi/mendapat perlindungan dari ALLOH SWT adalah golongan orang yg selalu berzikir di keheningan malam sedang kedua matanya basah, menangis karena takut kepada ALLOH SWT.
Dalam hadits lain disebut,”Mata yg tidak akan disentuh api neraka adalah mata yg selalu menangis karena takut kepada ALLOH SWT.”*****
HUTBAH 5
Tiap orang ingin hidup bahagia, sehingga mereka berusaha untuk menggapainya. Pertanyaannya, bahagia seperti apa yg diinginkan, atau bahagia seperti apa yg hendak dicapai? Apakah uang yg banyak? Jabatan? Dengan demikian, bahagia adalah sesuatu yg relatif.
Hadits tentang kebahagiaan,“Ada 4 faktor kebahagiaan, yakni mempunyai istri yg sholehah, anak yg berbakti, teman yg baik, dan rejeki (halal) yg diusahakan sendiri.”
Istri Sholehah
Sifat-sifat istri sholehah terdapat di An Nisa(4):34,“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
Sebaik-baik istri adalah istri (shalehah) yg membahagiakan, sebagaimana disebut dalam hadits,“Sebaik-baik perhiasan dunia adalah istri salehah, jika kamu lihat maka menyenangkanmu wajahnya, jika kamu minta sesuatu darinya maka memuaskanmu akhlaknya, jika kamu tak dirumah maka dijaganya dirinya, hartamu & anak2mu, jika kamu dekat dengannya maka sayang & ridho kamu padanya, jika kamu jauh darinya maka rindu kamu padanya.”
Dengan demikian, seorang istri hendaknya:
- Bermuka manis (tidak cemberut bila uang belanja kurang)
- Patuh dan setia (selama perintah suami tidak bertentangan dengan agama)
- Memelihara amanah dari suami
- Memelihara silaturahim dengan lingkungan sekitar
- Tidak pergi tanpa ijin suami
- Menyimpan aib (suami dan keluarga)
Anak Berbakti
Anak merupakan ‘masalah’ yg mesti dihadapi hari ini dan masa depan. Harapan orang tua terhadap anak adalah si anak menjadi kebanggaan. Oleh karenanya, seorang anak mesti berbakti, dengan mematuhi perintah orang tua selama tidak bertentangan dengan agama.
Orang tua mesti membekali dengan pendidikan dunia dan akhirat. Dengan demikian, anak menjadi anak sholeh, yg berguna bagi masyarakat dan agama. Jadikan anak sebagai anak sholeh dan bermanfaat, agar menjadi tabungan akhirat kelak.
Doa-doa untuk mendapatkan anak yg sholeh:
“Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” Al Furqaan(25):74
“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.” Ash Shaaffaat(37):100
“Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki, — atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendaki-Nya), dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” Asy Syura(42):49-50
Teman (Lingkungan) yg Baik
Masalah peraulan menjadi faktor penentu dalam sosial. Saling menghormati, tolong menolong, akan membawa kebahagiaan. Rasululloh SAW sudah contohkan, bahwa meski hidup dalam kondisi yg sederhana, tapi kebahagiaan selalu beliau rasakan.
Hal tersebut bisa dilakukan di jaman sekarang, selama kita bergaul dengan orang baik di tempat/lingkungan yg baik pula.
Rejeki yg Halal
Dengan adanya rejeki yg halal, maka ibadah akan diterima, karena salah satu faktor diteriimanya ibadah adalah makanan kita mesti berasal dari usaha yg baik dan halal.
Terkait dengan rejeki:
- Islam menyuruh umatnya untuk mencari rejeki yg halal dan baik. “Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” Al Jumu’ah(62):10
- Agar hidup dengan tenang, hiduplah dengan sederhana, jangan berlebihan (qana’ah).
SukaTidak Suka · · Bagikan · Hapus
*
*
*
*
Tulis komentar...
Tekan Shift+Enter untuk memulai baris baru.
Facebook © 2011 · Bahasa Indonesia
Tentang · Iklan · Pengembang · Karier · Privasi · Ketentuan · Bantua
APA ITU CINTA...... ?
Apa itu Cinta ?
Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.
Kata yang paling indah dibibir umat manusia adalah kata "Ibu", dan panggilan paling indah adalah "Ibuku". Ini adalah kata yang penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati.
Cinta bukan dasar dari kebahagiaan, tetapi tanpa cinta adalah dasar dari kesedihan.
Love isn't the base of happiness, but without love is the base of sadness.
Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dirinya.
Pemberian maaf memutuskan lingkaran sebab akibat, karena orang yang 'memaafkan' kamu - karena cinta - mengambil alih beban konsekuensi dari apa yang telah kamu lakukan. Pemberian maaf, dengan demikian selalu diikuti oleh sebuah pengorbanan.
Jangan berusaha untuk mengunci cinta dalam hidupmu dengan berkata "tidak mungkin saya temukan". Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah dengan memberinya, cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan menggenggamnya sekencang mungkin, dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta tetap tumbuh adalah dengan memberinya 'sayap'.
Cinta seringkali akan lari jika kita mencari, tetapi cinta juga seringkali dibiarkan pergi bila ia datang menghampiri.
Saya belajar bahwa orang yang tidak memberi perhatian seperti yang saya inginkan tidak berarti dia tidak mencintai saya.
Bekerjalah bagaikan tak butuh uang. Mencintailah bagaikan tak pernah disakiti. Menarilah bagaikan tak seorang pun sedang menonton.
Selama masih ada cinta selama itu pula seseorang akan memikirkan pasangannya sebagaimana ia memikirkan dirinya sendiri.
Tiga hal penting untuk kebahagiaan dalam hidup ini adalh sesuatu untuk dikerjakan; sesuatu untuk dicintai, dan sesuatu untuk diharapkan.
(Three grand essentials to happiness in this life are something to do, something to love, and something to hope for.)
Cinta adalah kebiasaan yang paling sulit untuk dihentikan, dan paling sulit untuk dipuaskan.
Love is the hardest habit to break, and the most difficult to satisfy.
Orang yang mencintai orang lain, akan dicintai juga sebagai balasannya.
Pengetahuan ditingkatkan dengan belajar; kepercayaan dengan perdebatan; keahlian dengan latihan; dan cinta dengan cinta.
Knowledge is gained by learning; trust by doubt; skill by practice; and love by love.
Cinta itu apabila anda bertemu dan membuat pilihan yang tepat.
Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.
Jika cinta kita hanyalah keinginan untuk memiliki, hal itu tak bisa dinamakan cinta.
Anda dapat memberi sesuatu tanpa mencintai seseorang tetapi anda tidak dapat mencintai seseorang tanpa memberinya sesuatu.
You can give everything without loving somebody but you can't love somebody without give anything.
Tuhan menciptakan wanita cantik dan bodoh; cantik, sehingga laki-laki dapat mencintainya; dan bodoh, sehingga dia dapat mencintai laki-laki itu.
Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.
Cinta itu samudra perasaan yang dikelilingi oleh pengeluaran uang.
Love is the sea of feeling surrounded by expenses.
Pernikahan yang sukses adalah jatuh cinta sering kali, selalu terhadap orang yang sama.
A successful marriage requires falling in love many times, always with the same person.
Bayi terlahir ke dunia dengan kebutuhan akan dicintai dan tak akan pernah berubah.
Karena cinta duri menjadi mawar
Karena cinta cuka menjelma anggur segar?
Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan.
Persahabatan sering berakhir dengan cinta; tetapi cinta tidak pernah berakhir dengan persahabatan
Friendship often ends in love; but love in friendship - never.
Tak ada yang lebih merusak rasa selai kacang selain cinta yang tak terbalas.
Seorang laki-laki dapat jatuh cinta dengan empat gadis pada saat yang bersamaan.
Gejala awal cinta pada pria adalah rasa malu; Gejala awal cinta pada wanita adalah keberanian.
The first symptom of love in a young man is shyness; the first symptom in a woman, it's boldness.
Wanita ingin dicintai tanpa syarat; bukan karena ia cantik, atau baik, atau anggun, atau pintar tetapi karena ia apa adanya.
Nilai dari seseorang itu di tentukan dari keberaniannya memikul tanggungjawab, mencintai hidup dan pekerjaannya.
Kata-kata yang terucap tanpa perhitungan mungkin akan menyulut B218perselisihan, perkataan yang kejam dapat menghancurkan kehidupan, sebuah kata yang tak tepat mungkin juga mampu menambah beban batin seseorang, dan... sebuah kata yang penuh cinta kasih mungkin dapat menyembuhkan dan memberikan berkah.
Cinta yang datang dengan lambat akan bertahan lebih lama.
Love that comes slow, would keep longer.
Mereka berkata bahwa setiap orang membutuhkan tiga hal yang akan membuat mereka berbahagia di dunia ini, yaitu; seseorang untuk dicintai, sesuatu untuk dilakukan, dan sesuatu untuk diharapkan.
Wanita hidup untuk berbahagia dengan cinta, sementara pria mencintai untuk hidup berbahagia.
Cinta dimulai dengan sebuah senyuman, bertumbuh dengan sebuah ciuman, dan berakhir dengan sebuah tetesan airmata.
Memang menyakitkan ketika kita mencintai seseorang, namun ia tak membalasnya, tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika kita mencintai seseorang dan kita tidak pernah dapat menemukan keberanian untuk mengungkapkan perasaan kita padanya.
Wanita dapat memendam cinta selama 40 tahun, tetapi tidak dapat memendam kebencian dan kemarahan walau sesaat.
Kesuksesan bukan kunci dari kebahagiaan. Kebahagiaan kunci dari kesuksesan. Jika anda mencintai apa yang anda kerjakan, anda akan sukses
Success is not the key to happiness. Happiness is the key to success. If you love what you are doing, you will be successful.
Saya dengan jujur berpikir bahwa adalah lebih baik untuk gagal pada sesuatu yang anda cintai dari pada berhasil pada sesuatu yang anda benci.
I honestly think it is better to be a failure at something you love than to be a success at something you hate.
Dicintai seseorang secara mendalam memberi anda kekuatan, dan mencintai seseorang secara mendalam memberi anda keberanian.
Being deeply loved by someone gives you strength, while loving someone deeply gives you courage.
Jika wanita mencintai kita, dia memaafkan kita segala sesuatu, termasuk kejahatan kita; jika ia tidak mencintai kita, ia membuat kita berhutang tanpa alasan, juga terhadap kebaikan kita.
Orang yang paling anda cintai tidak mencintai anda. Orang yang paling mencintai anda tidak pernah merupakan orang yang paling anda cintai. Dan orang yang anda habiskan hidup anda bersamanya, tidak pernah merupakan orang yang paling anda cintai atau orang yang paling mencintai anda, ia hanya orang yang datang ke tempat yang tepat pada waktu yang tepat.
Someone you love most doesn't love you. Someone who love you most, is never the one you love most. And someone you spend your life with, is never the one you love most or the one who love you most. He is just the person who comes at the right place at the right time.
Hidup tanpa cinta hambar, hidup dengan cinta beresiko sakit.
Hidup tanpa cinta hambar, hidup dengan cinta beresiko sakit.
Kebaikan dalam kata-kata menciptakan percaya diri. Kebaikan dalam berpikir menciptakan kebijakan. Kebaikan dalam memberi menciptakan cinta.
Satu kata membebaskan kita dari beban dan penderitaan hidup. Kata itu adalah cinta.
One word frees us of all the weight and pain in life. That word is love.
Tidak seorang wanita pun menikah demi uang, mereka semua cukup pintar, sebelum menikahi seorang jutawan, mereka jatuh cinta kepadanya terlebih dahulu.
Cinta dimulai dengan sebuah senyum, kemudian tumbuh dengan sebuah kecupan, dan berakhir dengan air mata
Cinta laki-laki seumpama gunung. Ia besar tapi konstan dan (sayangnya) rentan, sewaktu-waktu ia bisa saja meletus memuntahkan lahar, menghanguskan apa saja yang ditemuinya. Cinta perempuan seumpama kuku. Ia hanya seujung jari, tapi tumbuh perlahan-lahan, diam-diam dan terus menerus bertambah. Jika dipotong, ia tumbuh dan tumbuh lagi."
Cinta adalah kehidupan. Dan jika anda kehilangan cinta, anda kehilangan kehidupan.
Love is life. And if you miss love, you miss life.
Kalau kau ingin dicintai, cintailah orang lain dan jadilah orang yang dapat dicintai.
Seorang wanita menghadapi kesulitan apabila ia berada di antara pria yang dicintainya dan yang mencintainya.
Dengan uang anda dapat membeli rumah tetapi tidak dapat membeli kehidupan.
Dengan uang anda dapat membeli jam tetapi tidak dapat membeli waktu.
Dengan uang anda dapat membeli tempat tidur tetapi tidak dapat membeli tidur.
Dengan uang anda dapat membeli buku tetapi tidak dapat membeli pengetahuan.
Dengan uang anda dapat membeli dokter tetapi tidak dapat membeli hidup sehat.
Dengan uang anda dapat membeli darah tetapi tidak dapat membeli hidup.
Dengan uang anda dapat membeli seks tetapi tidak dapat membeli cinta.
With money you can buy a house but not a home.
With money you can buy a clock but not time.
With money you can buy a bed but not sleep.
With money you can buy a book, but not knowledge.
With money you can buy a doctor, but not good health.
With money you can buy a position but not respect.
With money you can buy blood but not life.
With money you can buy sex but not love.
Hati anda belum hidup kalau belum pernah mengalami rasa sakit. Rasa sakit karena cinta akan membuka hati, bahkan bila hati itu sekeras batu.
SukaTidak Suka · · Bagikan · Hapus
Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.
Kata yang paling indah dibibir umat manusia adalah kata "Ibu", dan panggilan paling indah adalah "Ibuku". Ini adalah kata yang penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati.
Cinta bukan dasar dari kebahagiaan, tetapi tanpa cinta adalah dasar dari kesedihan.
Love isn't the base of happiness, but without love is the base of sadness.
Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dirinya.
Pemberian maaf memutuskan lingkaran sebab akibat, karena orang yang 'memaafkan' kamu - karena cinta - mengambil alih beban konsekuensi dari apa yang telah kamu lakukan. Pemberian maaf, dengan demikian selalu diikuti oleh sebuah pengorbanan.
Jangan berusaha untuk mengunci cinta dalam hidupmu dengan berkata "tidak mungkin saya temukan". Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah dengan memberinya, cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan menggenggamnya sekencang mungkin, dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta tetap tumbuh adalah dengan memberinya 'sayap'.
Cinta seringkali akan lari jika kita mencari, tetapi cinta juga seringkali dibiarkan pergi bila ia datang menghampiri.
Saya belajar bahwa orang yang tidak memberi perhatian seperti yang saya inginkan tidak berarti dia tidak mencintai saya.
Bekerjalah bagaikan tak butuh uang. Mencintailah bagaikan tak pernah disakiti. Menarilah bagaikan tak seorang pun sedang menonton.
Selama masih ada cinta selama itu pula seseorang akan memikirkan pasangannya sebagaimana ia memikirkan dirinya sendiri.
Tiga hal penting untuk kebahagiaan dalam hidup ini adalh sesuatu untuk dikerjakan; sesuatu untuk dicintai, dan sesuatu untuk diharapkan.
(Three grand essentials to happiness in this life are something to do, something to love, and something to hope for.)
Cinta adalah kebiasaan yang paling sulit untuk dihentikan, dan paling sulit untuk dipuaskan.
Love is the hardest habit to break, and the most difficult to satisfy.
Orang yang mencintai orang lain, akan dicintai juga sebagai balasannya.
Pengetahuan ditingkatkan dengan belajar; kepercayaan dengan perdebatan; keahlian dengan latihan; dan cinta dengan cinta.
Knowledge is gained by learning; trust by doubt; skill by practice; and love by love.
Cinta itu apabila anda bertemu dan membuat pilihan yang tepat.
Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.
Jika cinta kita hanyalah keinginan untuk memiliki, hal itu tak bisa dinamakan cinta.
Anda dapat memberi sesuatu tanpa mencintai seseorang tetapi anda tidak dapat mencintai seseorang tanpa memberinya sesuatu.
You can give everything without loving somebody but you can't love somebody without give anything.
Tuhan menciptakan wanita cantik dan bodoh; cantik, sehingga laki-laki dapat mencintainya; dan bodoh, sehingga dia dapat mencintai laki-laki itu.
Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.
Cinta itu samudra perasaan yang dikelilingi oleh pengeluaran uang.
Love is the sea of feeling surrounded by expenses.
Pernikahan yang sukses adalah jatuh cinta sering kali, selalu terhadap orang yang sama.
A successful marriage requires falling in love many times, always with the same person.
Bayi terlahir ke dunia dengan kebutuhan akan dicintai dan tak akan pernah berubah.
Karena cinta duri menjadi mawar
Karena cinta cuka menjelma anggur segar?
Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan.
Persahabatan sering berakhir dengan cinta; tetapi cinta tidak pernah berakhir dengan persahabatan
Friendship often ends in love; but love in friendship - never.
Tak ada yang lebih merusak rasa selai kacang selain cinta yang tak terbalas.
Seorang laki-laki dapat jatuh cinta dengan empat gadis pada saat yang bersamaan.
Gejala awal cinta pada pria adalah rasa malu; Gejala awal cinta pada wanita adalah keberanian.
The first symptom of love in a young man is shyness; the first symptom in a woman, it's boldness.
Wanita ingin dicintai tanpa syarat; bukan karena ia cantik, atau baik, atau anggun, atau pintar tetapi karena ia apa adanya.
Nilai dari seseorang itu di tentukan dari keberaniannya memikul tanggungjawab, mencintai hidup dan pekerjaannya.
Kata-kata yang terucap tanpa perhitungan mungkin akan menyulut B218perselisihan, perkataan yang kejam dapat menghancurkan kehidupan, sebuah kata yang tak tepat mungkin juga mampu menambah beban batin seseorang, dan... sebuah kata yang penuh cinta kasih mungkin dapat menyembuhkan dan memberikan berkah.
Cinta yang datang dengan lambat akan bertahan lebih lama.
Love that comes slow, would keep longer.
Mereka berkata bahwa setiap orang membutuhkan tiga hal yang akan membuat mereka berbahagia di dunia ini, yaitu; seseorang untuk dicintai, sesuatu untuk dilakukan, dan sesuatu untuk diharapkan.
Wanita hidup untuk berbahagia dengan cinta, sementara pria mencintai untuk hidup berbahagia.
Cinta dimulai dengan sebuah senyuman, bertumbuh dengan sebuah ciuman, dan berakhir dengan sebuah tetesan airmata.
Memang menyakitkan ketika kita mencintai seseorang, namun ia tak membalasnya, tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika kita mencintai seseorang dan kita tidak pernah dapat menemukan keberanian untuk mengungkapkan perasaan kita padanya.
Wanita dapat memendam cinta selama 40 tahun, tetapi tidak dapat memendam kebencian dan kemarahan walau sesaat.
Kesuksesan bukan kunci dari kebahagiaan. Kebahagiaan kunci dari kesuksesan. Jika anda mencintai apa yang anda kerjakan, anda akan sukses
Success is not the key to happiness. Happiness is the key to success. If you love what you are doing, you will be successful.
Saya dengan jujur berpikir bahwa adalah lebih baik untuk gagal pada sesuatu yang anda cintai dari pada berhasil pada sesuatu yang anda benci.
I honestly think it is better to be a failure at something you love than to be a success at something you hate.
Dicintai seseorang secara mendalam memberi anda kekuatan, dan mencintai seseorang secara mendalam memberi anda keberanian.
Being deeply loved by someone gives you strength, while loving someone deeply gives you courage.
Jika wanita mencintai kita, dia memaafkan kita segala sesuatu, termasuk kejahatan kita; jika ia tidak mencintai kita, ia membuat kita berhutang tanpa alasan, juga terhadap kebaikan kita.
Orang yang paling anda cintai tidak mencintai anda. Orang yang paling mencintai anda tidak pernah merupakan orang yang paling anda cintai. Dan orang yang anda habiskan hidup anda bersamanya, tidak pernah merupakan orang yang paling anda cintai atau orang yang paling mencintai anda, ia hanya orang yang datang ke tempat yang tepat pada waktu yang tepat.
Someone you love most doesn't love you. Someone who love you most, is never the one you love most. And someone you spend your life with, is never the one you love most or the one who love you most. He is just the person who comes at the right place at the right time.
Hidup tanpa cinta hambar, hidup dengan cinta beresiko sakit.
Hidup tanpa cinta hambar, hidup dengan cinta beresiko sakit.
Kebaikan dalam kata-kata menciptakan percaya diri. Kebaikan dalam berpikir menciptakan kebijakan. Kebaikan dalam memberi menciptakan cinta.
Satu kata membebaskan kita dari beban dan penderitaan hidup. Kata itu adalah cinta.
One word frees us of all the weight and pain in life. That word is love.
Tidak seorang wanita pun menikah demi uang, mereka semua cukup pintar, sebelum menikahi seorang jutawan, mereka jatuh cinta kepadanya terlebih dahulu.
Cinta dimulai dengan sebuah senyum, kemudian tumbuh dengan sebuah kecupan, dan berakhir dengan air mata
Cinta laki-laki seumpama gunung. Ia besar tapi konstan dan (sayangnya) rentan, sewaktu-waktu ia bisa saja meletus memuntahkan lahar, menghanguskan apa saja yang ditemuinya. Cinta perempuan seumpama kuku. Ia hanya seujung jari, tapi tumbuh perlahan-lahan, diam-diam dan terus menerus bertambah. Jika dipotong, ia tumbuh dan tumbuh lagi."
Cinta adalah kehidupan. Dan jika anda kehilangan cinta, anda kehilangan kehidupan.
Love is life. And if you miss love, you miss life.
Kalau kau ingin dicintai, cintailah orang lain dan jadilah orang yang dapat dicintai.
Seorang wanita menghadapi kesulitan apabila ia berada di antara pria yang dicintainya dan yang mencintainya.
Dengan uang anda dapat membeli rumah tetapi tidak dapat membeli kehidupan.
Dengan uang anda dapat membeli jam tetapi tidak dapat membeli waktu.
Dengan uang anda dapat membeli tempat tidur tetapi tidak dapat membeli tidur.
Dengan uang anda dapat membeli buku tetapi tidak dapat membeli pengetahuan.
Dengan uang anda dapat membeli dokter tetapi tidak dapat membeli hidup sehat.
Dengan uang anda dapat membeli darah tetapi tidak dapat membeli hidup.
Dengan uang anda dapat membeli seks tetapi tidak dapat membeli cinta.
With money you can buy a house but not a home.
With money you can buy a clock but not time.
With money you can buy a bed but not sleep.
With money you can buy a book, but not knowledge.
With money you can buy a doctor, but not good health.
With money you can buy a position but not respect.
With money you can buy blood but not life.
With money you can buy sex but not love.
Hati anda belum hidup kalau belum pernah mengalami rasa sakit. Rasa sakit karena cinta akan membuka hati, bahkan bila hati itu sekeras batu.
SukaTidak Suka · · Bagikan · Hapus
Sabtu, 26 Maret 2011
Lanjutan Apa itu Manusia
Apa itu Manusia,…?
Bagaimana kamu tahu Tuhan,..? sedangkan manusia saja kamu belum thu,..?
Ada ayam, ada kambing, ada sapi, ada manusia, itulah pengetahuan anak tentang manusia , demikian pula pengetahuan anda tentang manusia tidak lebih dari itu.
Jangan tanya guru, jangan tanya dosen, jangan cari di bangku kuliah, jangan cari dipesantren carilah arsip kompasiana , anda akan dapatkan artikel lengkap tentang manusia.
Manusia adalah makhluk ampibi, dia hidup dalam dua alam, yaitu alam roh dan alam fisik, tetapi anak manusia seperti kecebong, hidup dalam satu alam, yaitu alam fisik. Kecebong berekor dan berinsan, karena dia hidup dalam air, setelah dewasa dia menjadi katak, ekor diganti dengan kaki, insan diganti dengan hidung, dia bernafs dan mencari makan didarat, hanya badannya terendam air.
Kecebong manusia dibekali ketrampilan duniawi sebagai ekor, setelah dewasa, ekornya hilang, bathinnya tumbuh, ketrampilan duniawinya hilang, ketrampilan bathiniahnya berkembang. Manusia dewasa berkelana di alam bathiniah dengan bathinnya, manusia kecebong berkelana di alam fana dengan ketrampilannya.
Kecebong katak bisa menjadi katak dalam satu kali kehidupan, tetapi kecebong manusia bisa menjadi manusia rohani dalam beberapa kali kehidupan. Kecebong manusia disebut orang mati . ” biarlah orang mati menguburkan orang mati kata Yesus” dengan kalimat lain biarlah kecebong menguburkan kecebong. Kalau kecebong manusia sudah berubah menjadi mnusia rohaniah, mereka disebut lahir dari roh, dia juga disebut anak2 allah. Ada dikatakan : “kalau kamu tidak dilahirkan sebagai roh, kamu tidak bisa melihat kerajaan Allah” maksudnya lahir dari kecebong manusia menjadi manusia rohani.
Bagaimana manusia dibuat,..? dengarlah ceritra berikut ini,..
Bahan fisik manusia adalah catur datu, empat componen penting, yaitu zat padat, zat cair, zat gas/udara dan energi/api. Bentuk dan rupa manusia yang kita kenal sekarang adalah hasil evolusi fisik yang panjang, tetapi bentuk awalnya sangat sederhana, mungkin berupa makhluk premitif, kemudian berevolusi menjadi manusia . Yang saya terangkan disini ialah terbentuknya manusia masa kini melalui proces pembuahan, sebagai evolusi terakhir yang kita kenal. Sperma membentuk fisik dan karakter manusia menjadi laki2, dan indung telur membentuk fisik dan karakter manusia menjadi perempuan. Permainan mereka membuat laki-laki dan perempuan kehilangan akal sehat. Setelah keduanya ketemu dalam rahim, barulah manusia sadar, kembali kepada habitat sebagai manusia.
Kaloborasi kedua karakter itu membuat makhluk baru dengan karakter yang dominan. Jika karakter perempuan yang dominan, dia akan membuat makhluk perempuan,jika karakter laki2 yang dominan dia akan membuat makhluk laki2. Kekuatan karakter masing2 yang bertemu itu ditunjukkan pada saat pertemuan mereka, ada yang pasif ada yang agresif, hal itu juga menunjukkan akan kelahiran seorang laki-laki atau seorang perempuan, tetapi semua itu tergantung pada progran universal.
Manusia yang sudah jadi dalam rahim itu disebut kostum, atau pakaiam yang akan dipakai dalam pangung sandiwara kehidupan. Pada saat kelahirannya barulah pakaian itu dipakai oleh pemain yang telah ditunjuk, yaitu roh yang mendapat tiket mengikuti jalan kehidupan. Kostum yang dibuat dalam rahim disesuaikan dengan skenario yang diberikan kepada pemain seperti kata Yesus : Dia ini buta bukan karena dosanya, bukan pula karena dosa orang tuanya, melainkan karena itulah yang tersurat “
Kalau sekarang kamu cerdas, gagah, menjadi public figure, janganlah sombong/bangga, karena semuanya itu sesuai dengan program pendidikanmu. Ada orang diuji dengan penyakit, dan kemiskinan, dia lulus ujian dengan menunjukkan sikap menerima dan bersykhur, tetapi setelah diuji dengan kemewahan dia gagal, dengan menunjukkan sikap sombong, merendahkan orang miskin, mencerca palcur, seolah-olah dia orang istimewa.
Di ujung perjalanan , atau di akhir program, kostum anda dibuka, tubuh anda ditimbang, apakah berat anda bertambah atau berkurang. Jika berat anda tidak berubah, maka akan masuk pada alam yang sama dari mana anda diturunkan, jika timbangan anda bertambah ringan, anda akan masuk kelapisan alam roh yang lebih tinggi. Sebaliknya jika tambah berat anda akan masuk kedalam alam lapisan bawah yang disebut neraka
Berat ringan timbangan roh itu tergantung muatan duniawi yang terkandung dalam bathin seseorang, jika dalam ujian kemewahan, kamu mengangaap kekayaan itu adalah milikmu , nasib baik yang kamu terima sebagai hasil usaha kamu, kamu menganggap hina orang lain, semua itu akan menambah berat timbangan bathinmu. Kalau dalam ujian kemiskinan, kamu merindukan kekayaan, menyesali hidupmu, hal itu juga menambah berat timbangan rohmu nanti.
Dalam hal ini jangan kamu kira semuanya ini dilakuakn secara manusal, ada makhluk2 rohani yang menanganinya, tetapi semuanya diatur dalam program universal seperti dalam kehidupan duniawi. Misalnya jika kamu lapar, ada kekuatan yang membuat kamu makan, dalam proces pembuahan ada kekautan/energi yang memaksa kamu melakukan hubungan sex , demikian pula utnbuh2an dan binatang semuanya diatur dalam program universal.
Jika kamu gagal dalam kehidupan, frequencymu atau timbangan rohmu tetap, maka alam rohmupun tetap, jika kamu berhasil meningkatkan frquencymu, kamu bisa naik ke alam yang lebih tinggi, sama dengan hukum2 alam fisika. Sebab pebedaan pokok alam sana dengan alam sini hanya pada frequencynya yang berbeda.
Jiak sekarang anda sudah mengerti apa itu manusia, pandanglah manusia itu sebagaimana adanya, jangan mengagumi orang yang hidupnya beruntung,.jangan pula mencerca pelacur yang menjalani kehidupan yang tidak beruntung, sebab semuanya itu akan anda lalui dalam evolusi kehidupan mendatang.
Bagaimana kamu tahu Tuhan,..? sedangkan manusia saja kamu belum thu,..?
Ada ayam, ada kambing, ada sapi, ada manusia, itulah pengetahuan anak tentang manusia , demikian pula pengetahuan anda tentang manusia tidak lebih dari itu.
Jangan tanya guru, jangan tanya dosen, jangan cari di bangku kuliah, jangan cari dipesantren carilah arsip kompasiana , anda akan dapatkan artikel lengkap tentang manusia.
Manusia adalah makhluk ampibi, dia hidup dalam dua alam, yaitu alam roh dan alam fisik, tetapi anak manusia seperti kecebong, hidup dalam satu alam, yaitu alam fisik. Kecebong berekor dan berinsan, karena dia hidup dalam air, setelah dewasa dia menjadi katak, ekor diganti dengan kaki, insan diganti dengan hidung, dia bernafs dan mencari makan didarat, hanya badannya terendam air.
Kecebong manusia dibekali ketrampilan duniawi sebagai ekor, setelah dewasa, ekornya hilang, bathinnya tumbuh, ketrampilan duniawinya hilang, ketrampilan bathiniahnya berkembang. Manusia dewasa berkelana di alam bathiniah dengan bathinnya, manusia kecebong berkelana di alam fana dengan ketrampilannya.
Kecebong katak bisa menjadi katak dalam satu kali kehidupan, tetapi kecebong manusia bisa menjadi manusia rohani dalam beberapa kali kehidupan. Kecebong manusia disebut orang mati . ” biarlah orang mati menguburkan orang mati kata Yesus” dengan kalimat lain biarlah kecebong menguburkan kecebong. Kalau kecebong manusia sudah berubah menjadi mnusia rohaniah, mereka disebut lahir dari roh, dia juga disebut anak2 allah. Ada dikatakan : “kalau kamu tidak dilahirkan sebagai roh, kamu tidak bisa melihat kerajaan Allah” maksudnya lahir dari kecebong manusia menjadi manusia rohani.
Bagaimana manusia dibuat,..? dengarlah ceritra berikut ini,..
Bahan fisik manusia adalah catur datu, empat componen penting, yaitu zat padat, zat cair, zat gas/udara dan energi/api. Bentuk dan rupa manusia yang kita kenal sekarang adalah hasil evolusi fisik yang panjang, tetapi bentuk awalnya sangat sederhana, mungkin berupa makhluk premitif, kemudian berevolusi menjadi manusia . Yang saya terangkan disini ialah terbentuknya manusia masa kini melalui proces pembuahan, sebagai evolusi terakhir yang kita kenal. Sperma membentuk fisik dan karakter manusia menjadi laki2, dan indung telur membentuk fisik dan karakter manusia menjadi perempuan. Permainan mereka membuat laki-laki dan perempuan kehilangan akal sehat. Setelah keduanya ketemu dalam rahim, barulah manusia sadar, kembali kepada habitat sebagai manusia.
Kaloborasi kedua karakter itu membuat makhluk baru dengan karakter yang dominan. Jika karakter perempuan yang dominan, dia akan membuat makhluk perempuan,jika karakter laki2 yang dominan dia akan membuat makhluk laki2. Kekuatan karakter masing2 yang bertemu itu ditunjukkan pada saat pertemuan mereka, ada yang pasif ada yang agresif, hal itu juga menunjukkan akan kelahiran seorang laki-laki atau seorang perempuan, tetapi semua itu tergantung pada progran universal.
Manusia yang sudah jadi dalam rahim itu disebut kostum, atau pakaiam yang akan dipakai dalam pangung sandiwara kehidupan. Pada saat kelahirannya barulah pakaian itu dipakai oleh pemain yang telah ditunjuk, yaitu roh yang mendapat tiket mengikuti jalan kehidupan. Kostum yang dibuat dalam rahim disesuaikan dengan skenario yang diberikan kepada pemain seperti kata Yesus : Dia ini buta bukan karena dosanya, bukan pula karena dosa orang tuanya, melainkan karena itulah yang tersurat “
Kalau sekarang kamu cerdas, gagah, menjadi public figure, janganlah sombong/bangga, karena semuanya itu sesuai dengan program pendidikanmu. Ada orang diuji dengan penyakit, dan kemiskinan, dia lulus ujian dengan menunjukkan sikap menerima dan bersykhur, tetapi setelah diuji dengan kemewahan dia gagal, dengan menunjukkan sikap sombong, merendahkan orang miskin, mencerca palcur, seolah-olah dia orang istimewa.
Di ujung perjalanan , atau di akhir program, kostum anda dibuka, tubuh anda ditimbang, apakah berat anda bertambah atau berkurang. Jika berat anda tidak berubah, maka akan masuk pada alam yang sama dari mana anda diturunkan, jika timbangan anda bertambah ringan, anda akan masuk kelapisan alam roh yang lebih tinggi. Sebaliknya jika tambah berat anda akan masuk kedalam alam lapisan bawah yang disebut neraka
Berat ringan timbangan roh itu tergantung muatan duniawi yang terkandung dalam bathin seseorang, jika dalam ujian kemewahan, kamu mengangaap kekayaan itu adalah milikmu , nasib baik yang kamu terima sebagai hasil usaha kamu, kamu menganggap hina orang lain, semua itu akan menambah berat timbangan bathinmu. Kalau dalam ujian kemiskinan, kamu merindukan kekayaan, menyesali hidupmu, hal itu juga menambah berat timbangan rohmu nanti.
Dalam hal ini jangan kamu kira semuanya ini dilakuakn secara manusal, ada makhluk2 rohani yang menanganinya, tetapi semuanya diatur dalam program universal seperti dalam kehidupan duniawi. Misalnya jika kamu lapar, ada kekuatan yang membuat kamu makan, dalam proces pembuahan ada kekautan/energi yang memaksa kamu melakukan hubungan sex , demikian pula utnbuh2an dan binatang semuanya diatur dalam program universal.
Jika kamu gagal dalam kehidupan, frequencymu atau timbangan rohmu tetap, maka alam rohmupun tetap, jika kamu berhasil meningkatkan frquencymu, kamu bisa naik ke alam yang lebih tinggi, sama dengan hukum2 alam fisika. Sebab pebedaan pokok alam sana dengan alam sini hanya pada frequencynya yang berbeda.
Jiak sekarang anda sudah mengerti apa itu manusia, pandanglah manusia itu sebagaimana adanya, jangan mengagumi orang yang hidupnya beruntung,.jangan pula mencerca pelacur yang menjalani kehidupan yang tidak beruntung, sebab semuanya itu akan anda lalui dalam evolusi kehidupan mendatang.
APA ITU MANUSIA
Tentang Manusia
Sesungguhnya manusia diciptakan oleh Allah SWT adalah paling sempurna dibandingkan dengan machluk yang lainya, termasuk diantaranya Malaikat, Jin, Iblis, Binatang, dllnya. Tetapi kita sendiri sebagai manusia tidak tahu atau tidak kenal akan diri kita sendiri sebagai manusia. Untuk itu marilah kita pelajari diri kita ini sebagai manusia, Siapa diri kita ini? Dari mana asalnya? Mau kemana nantinya? Dan yang paling penting adalah bagaimana kita menempuh kehidupan didunia ini supaya selamat didunia dan achkirat nanti?
Sebenarnya manusia itu terdiri atas 3 unsur yaitu:
1. Jasmani.
Terdiri dari Air, Kapur, Angin, Api dan Tanah.
2. Ruh.
Terbuat dari cahaya (NUR). Fungsinya hanya untuk menghidupkan jasmani saja.
3. Jiwa. (An Nafsun/rasa dan perasaan).
Terdiri atas 3 unsur:
* Syahwat/Lawwamah (darah hitam), dipengaruhi sifat Jin, sifatnya adalah: Rakus, pemalas, Serakah, dll (kebendaan/materialis)-menjadi beban masyarakat.
* Ghodob/Ammarah ( Darah merah ), dipengaruhi oleh sifat Iblis, Sifatnya adalah: Sombong, Merusak, Angkara murka dll (Menentang)-Menjadi pengacau masyarakat.
* Natiqoh/Muthmainah (darah Putih), Dipengarui sifat malaikat, Sifatnya adalah: Bijaksana, Tenang, Berbudi luhur, Berachlak Tinggi dan Mulia- Menciptakan kedamaian dan kasih sayang.
Alat dari pada Jiwa yaitu otak, yang terdiri atas 3 bagian juga:
1. Akal (timbangan) haq atau bathil
2. Pikir (hitungan) Untung rugi
3. Zikir (ingatan) Ingat Allah
Jadi kalau diibaratkan mobil maka jasmani ini adalah Body daripada mobil sedangkan Ruh sebagai Accu yang sifatnya hanyalah sebagai yang menghidupkan saja dan Jiwa adalah sopir atau yang mengendalikan dari pada mobilnya dimana dialah yang bertanggung jawab atas keselamatan dari pada mobil itu sendiri. Jadi Disini jelaslah bahwa yang dikatakan manusia itu adalah Jiwanya dimana dialah yang bertanggung jawab atas perbuatanya.
Machluk machluk yang diciptakan Allah ( dimana ada yang menjadi musuh atau lawan manusia yaitu Iblis dan Jin kafir.)
Ada 6 machluk yaitu:
1. Malaikat, Dari Nur (cahaya) menerangi/mengawasi manusia.
2. Iblis, Dari Nar (Api), sifatnya merusak, merupakan musuh manusia.
3. Jin, Dari asap yang beracun, sifatnya memabukan, merupakan penggoda dan juga membantu manusia.
4. Tumbuhan, Hanya mempunyai naluri, berfaedah, untuk kebutuhan manusia.
5. Hewan, Syahwat dan ghodob, berfaedah untuk kepentingan manusia.
6. Manusia, Sebagai pengatur alam, pengurus dunia(khalifah rachmatan lil alamin).
Corak corak Manusia:
* Mu'min
* Kafir
* Munafi
Perjalanan Kehidupan Manusia:
1. Alam Arwah/Ruh, Masih didalam alam suci/taqdir ketentuan
2. Alam Rahim, Didalam Kandungan Ibu/Qadarditentukan
3. Alam Dunia/Alam Qodho, Penyelesaian/Untuk sementara
4. Alam Kubur/Alam Barzah, Dalam tahanan alam Kubur/prefentif
5. Alam Mizan, Timbangan Alam dibangkitkanya kembali Manusia
6. Yaumil Ma'lum ( Hari Pengumuman/Keputusan), Sorga bagi yang beramal baik; Neraka bagi yang beramal buruk
Sesungguhnya manusia diciptakan oleh Allah SWT adalah paling sempurna dibandingkan dengan machluk yang lainya, termasuk diantaranya Malaikat, Jin, Iblis, Binatang, dllnya. Tetapi kita sendiri sebagai manusia tidak tahu atau tidak kenal akan diri kita sendiri sebagai manusia. Untuk itu marilah kita pelajari diri kita ini sebagai manusia, Siapa diri kita ini? Dari mana asalnya? Mau kemana nantinya? Dan yang paling penting adalah bagaimana kita menempuh kehidupan didunia ini supaya selamat didunia dan achkirat nanti?
Sebenarnya manusia itu terdiri atas 3 unsur yaitu:
1. Jasmani.
Terdiri dari Air, Kapur, Angin, Api dan Tanah.
2. Ruh.
Terbuat dari cahaya (NUR). Fungsinya hanya untuk menghidupkan jasmani saja.
3. Jiwa. (An Nafsun/rasa dan perasaan).
Terdiri atas 3 unsur:
* Syahwat/Lawwamah (darah hitam), dipengaruhi sifat Jin, sifatnya adalah: Rakus, pemalas, Serakah, dll (kebendaan/materialis)-menjadi beban masyarakat.
* Ghodob/Ammarah ( Darah merah ), dipengaruhi oleh sifat Iblis, Sifatnya adalah: Sombong, Merusak, Angkara murka dll (Menentang)-Menjadi pengacau masyarakat.
* Natiqoh/Muthmainah (darah Putih), Dipengarui sifat malaikat, Sifatnya adalah: Bijaksana, Tenang, Berbudi luhur, Berachlak Tinggi dan Mulia- Menciptakan kedamaian dan kasih sayang.
Alat dari pada Jiwa yaitu otak, yang terdiri atas 3 bagian juga:
1. Akal (timbangan) haq atau bathil
2. Pikir (hitungan) Untung rugi
3. Zikir (ingatan) Ingat Allah
Jadi kalau diibaratkan mobil maka jasmani ini adalah Body daripada mobil sedangkan Ruh sebagai Accu yang sifatnya hanyalah sebagai yang menghidupkan saja dan Jiwa adalah sopir atau yang mengendalikan dari pada mobilnya dimana dialah yang bertanggung jawab atas keselamatan dari pada mobil itu sendiri. Jadi Disini jelaslah bahwa yang dikatakan manusia itu adalah Jiwanya dimana dialah yang bertanggung jawab atas perbuatanya.
Machluk machluk yang diciptakan Allah ( dimana ada yang menjadi musuh atau lawan manusia yaitu Iblis dan Jin kafir.)
Ada 6 machluk yaitu:
1. Malaikat, Dari Nur (cahaya) menerangi/mengawasi manusia.
2. Iblis, Dari Nar (Api), sifatnya merusak, merupakan musuh manusia.
3. Jin, Dari asap yang beracun, sifatnya memabukan, merupakan penggoda dan juga membantu manusia.
4. Tumbuhan, Hanya mempunyai naluri, berfaedah, untuk kebutuhan manusia.
5. Hewan, Syahwat dan ghodob, berfaedah untuk kepentingan manusia.
6. Manusia, Sebagai pengatur alam, pengurus dunia(khalifah rachmatan lil alamin).
Corak corak Manusia:
* Mu'min
* Kafir
* Munafi
Perjalanan Kehidupan Manusia:
1. Alam Arwah/Ruh, Masih didalam alam suci/taqdir ketentuan
2. Alam Rahim, Didalam Kandungan Ibu/Qadarditentukan
3. Alam Dunia/Alam Qodho, Penyelesaian/Untuk sementara
4. Alam Kubur/Alam Barzah, Dalam tahanan alam Kubur/prefentif
5. Alam Mizan, Timbangan Alam dibangkitkanya kembali Manusia
6. Yaumil Ma'lum ( Hari Pengumuman/Keputusan), Sorga bagi yang beramal baik; Neraka bagi yang beramal buruk
Jumat, 25 Maret 2011
KASIH SAYANG IBU DAN BAPAK SEPANJANG JALAN
Kasih Sayang Seorang Ibu dan Ayah
Tulisan ini aku buat sama sekali bukan karena hari ini hari kasih sayang, namun hanya untuk mengingatkan bagi temen temen yang mungkin lupa akan kasih sayang seorang ibu yang sangat sangat besar.
Hal ini terjadi dengan diriku 2 minggu yang lalu sewaktu Ibu terbaring di RS Telogorejo Semarang. Ibu harus opname disana sebab harus menjalani serangkaian test sebelum menuju meja operasi untuk proses pengangkatan kandungan. Ini disebabkan olleh pendarahan yang tidak pernah berhenti hamper selama 3 bulan. Sebenarnya gejala ini sudah dirasakan oleh ibu sejak 2 tahun yang lalu. Namun oleh dokter menyarankan agar didiamkan saja sebab biasanya akan berhenti sendiri pendarahannya.
Ternyata lambat laun pendarahan tersebut tidak mau berhenti malah bertambah parah, oleh sebab itu dokter kembali menyarankan untuk diangkat saja kandungannya. Akhirnya pada hari Minggu 4 February pukul 8 malam, proses operasi dimulai dan berakhir sekitar jam 11 malam..
Di saat inilah saya menyadari gambaran secara nyata bagaimana ibu kita “tersiksa” ketika melahirkan kita. Tepat pukul 12 malam Ibu kembali ke kamar, namun terus mengerang kesakitan perutnya setelah dioperasi. Dengan setengah sadar karena obati bius mau habis, ibu meminta dengan sangat untuk dikasi suntikan bius lagi karena bener-bener ga kuat dan ga tahan sakitnya. Kebayang dong gimana rasanya organ yang uda berada di dalam perut selama berpuluh-puluh tahun dikeluarin dari sana?? Namun dokter anastesi mengatakan bahwa ibu baru boleh diberi obat bius lagi setelah jam 1 malam karena menunggu hasil tekanan darahnya memungkinkan atau tidak ( Ibu juga menderita darah tinggi)
Dengan mataku sendiri aku melihat betapa menderitanya ibu menahan rasa sakit selama 1 jam menunggu diberi suntikan obat bius setelah dioperasi, yang aku kira itulah saat dimana waktu berjalan begitu lambat.
Disini saya mengajak temen-temen yang mungkin uda lupa dengan makna kasih sayang sebenarnya, karena mungkin kita sehari-hari sering lupa akan kasih sayang yang telah diberikan oleh Ibu dan Ayah kita sedari kita masih dikandungan sampe sekarang terus memberikan kasih sayang nya secara tulus tanpa mengharap suatu imbalan apapun namun kita tetap saja memarahi, mengucapkan kata2 yang tak pantas, atau apapun yang sekiranya dapat membuat mereka sakit hati, hilangkanlah semua sikap kita yang mungkin tidak sadar dapat membuat mereka sakit hati.
Saya pun demikian, sering mengeluh ketika ada suatu hal yang dilakukan kedua orang tua yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapakan. Namun setelah peristiwa tersebut, saya mulai belajar bahwa perilaku tersebut sangatlah tidak menghargai jerih payah dan kasih sayang yang telah diberikan selama ini. Dan saya mulai sedikit demi sedikit untuk menghilangkan hal hal tersebut.
Ini hanyalah sebuah curahan hati atas apa yang terjadi dengan saya, dan semoga bagi yang membacanya dapat menjadikan lebih baik untuk selanjutnya…….
Kamis, 24 Maret 2011
Jangan Bersedih Allah Bersama Kita
Jangan Bersedih Saudariku !
Kutifan dari Internet
Banyak cara untuk berbagi. Kali ini saya menulis di tengah tengah kedinginan yang mengigit tulang. Ya, suhu hari ini tanggal 18 Januari 2010 minus 20 derajat celsius ! Kuping dan pipi akan memerah semerah merahnya, bila tak di tutup dengan topi yang "berbelalai" di samping kiri kanan, guna menutup telinga. Bila keadaan seperti ini, beruntunglah para pemilik mobil dan mobilnya masih bisa jalan dan lancar alias tak mogok.
Nah bagi yang tak memiliki mobil dan yang punya mobil, tapi mobilnya mogok dan buat orang-orang yang dipinggir jalan-jalan kehidupan atau memang terpinggirkan karena status yang disandangnya dan juga buat orang-orang yang , maaf, mencari minuman dari botol-botol atau kaleng-kaleng bekas di tempah sampah. Ini bukan kejadian di negara-negara miskin di Afika sana, tapi juga saya temukan di Moskow, di Rusia.
Saya temukan kejadian itu saat saya naik Metro (Subway-Kereta bawah tanah), tepatnya di Metro Sokolniki kemarin, hari Minggu tanggal 17 Januari 2009.
Astagfirullah .. ditengah tengah orang kaya raya di Moskow, masih banyak kita bisa temukan orang-orang yang untuk makan sajapun susah. Jurang "menganga" yang begitu dalam antara yang kaya dan miskin ada di mana-mana, di Indonesia juga di Rusia.
Pada mereka yang terpinggirkan atau yang sedih karena berbagai sebab, saya persembahkan tulisan ini :
Saudariku ....
Hapuslah air matamu
Hadapi hidup ini dengan tabah
Serahkan semua urusan kepadaNya
Saudariku ....
Di saat duka melanda jiwa dan menguras air mata
Cobalah lihat di sana ....
Di gubuk-gubuk liar
Di kolong kolong jembatan
Di rumah-rumah kumuh
Di negara-negara yang sedang kekeringan
Di negara yang sedang dilanda perang
Cobalah lihat ....
Mereka yang mengais makanan
Mereka yang merendahkan tangan mengharapkan uluran tangan
Saudariku ....
Hapuslah air matamu
Tabahkanlah hatimu
Cobalah lihat di sana ....
Seorang ibu sendirian karena suaminya meninggal dunia
Seorang anak yatim kehilangan ayahnya karena musibah yang melanda
Seorang istri yang ditinggal suami karena perang
Saudariku ....
Senyumlah ....
Mari kita mencari ridhoNya
Mari kita raih hidup bahagia dengan doa dan usaha
Mari kita berjuang dengan bekal iman di dada
Mari kita tantang matahari dengan tekad membaja
Mari kita hadapi hidup
Seperti semut hitam di malam gelap gulita
Mencari makan untuk anak-anaknya
Marilah .... saudariku
Hapuslah air matamu ....
Senyumlah .... !
Saudariku ....
Janganlah bersedih
Cobalah lihat di sana ....
Betapa banyak anak-anak gadis
Tersia-sia hidupnya, karena salah mengartikan cinta
Memberikan segalanya pada yang dicintai
Meninggalkan bekas yang tak mudah dihapus sejarah hidupnya
Saudariku ....
Coba lihat di sana ....
Gadis gadis yang terlena karena cinta membara
Melupakan sesuatu yang mesti dijaga
Meninggalkan luka yang tak mudah dihapus tinta sejarah hidupnya
Saudariku ....
Di lain tempat dan di lain waktu
Ada sepasang calon suami istri
Yang amat sederhana ... dengan mas kawin ala kadarnya
Sejadah panjang mengukir hidupnya
Dan alas tikar seadanya menjadi hamparan tidur keduanya
Coba lihat itu .....
Saudariku ....
Jangan bersedih
Hapuslah air matamu ....
Mari bersyukur kepadaNya
Karena kau dijauhi dari kejadian yang mereka alami
Mari kita bersujud atas karuniaNya
Rezeki yang berkah
Kematangan jiwa yang semakin mantap
Keteguhan iman yang semakin kuat
Sabar dan syukur yang mengikat
Saudariku ....
Senyumlah ....
Di balik senyummu ada karuniaNya
Di balik senyummu ada bahagia
Di balik senyummu ada sedekah
Di balik senyummu ada keikhlasan
Di balik senyummu ada istana kerinduan
Saudariku ....
Apa yang ada padamu sekarang ini
Adalah karunia Allah
Yang tidak semua orang menerimanya
Yang tidak semua orang merasakannya
Yang tidak semua orang mendapatkannya
Yang tidak semua orang memilikinya
Yang tidak semua orang mampu menggapainya
Saudariku ....
Jikapun ada kekurangan yang kau terima
Atau merasa ada yang belum tercapai
Atau merasa hidup begitu membosankan
Atau merasa orang lain lebih darimu dari harta, kedudukan atau pendidikan
Dan semua itu menjadi hatimu sedih
Coba lihat ....
Orang yang ada di bawahmu
Orang yang tidak berpendidikan
Orang yang mencari sesuap nasipun susah
Orang yang berumah beratap langit
Orang yang berjalan tanpa alas kaki
Orang yang kemana-mana hanya berjalan kaki
Dan banyak lagi orang yang dari berbagai segi
Sangat kekurangan ...!
Bukan untuk menangisinya
Bukan untuk menghinanya
Bukan untuk mentertawakannya
Tapi menjadi bahan pembelajaran
Untuk menatap hidup agar lebih baik dari kemarin
Untuk bersyukur kepadaNya bila memdapat karunia
Dan bersabar bila mendapat cobaan !
Saudariku ....
Tersenyumlah ....
Doaku menyertaimu ... !
Banyak cara untuk berbagi. Kali ini saya menulis di tengah tengah kedinginan yang mengigit tulang. Ya, suhu hari ini tanggal 18 Januari 2010 minus 20 derajat celsius ! Kuping dan pipi akan memerah semerah merahnya, bila tak di tutup dengan topi yang "berbelalai" di samping kiri kanan, guna menutup telinga. Bila keadaan seperti ini, beruntunglah para pemilik mobil dan mobilnya masih bisa jalan dan lancar alias tak mogok.
Nah bagi yang tak memiliki mobil dan yang punya mobil, tapi mobilnya mogok dan buat orang-orang yang dipinggir jalan-jalan kehidupan atau memang terpinggirkan karena status yang disandangnya dan juga buat orang-orang yang , maaf, mencari minuman dari botol-botol atau kaleng-kaleng bekas di tempah sampah. Ini bukan kejadian di negara-negara miskin di Afika sana, tapi juga saya temukan di Moskow, di Rusia.
Saya temukan kejadian itu saat saya naik Metro (Subway-Kereta bawah tanah), tepatnya di Metro Sokolniki kemarin, hari Minggu tanggal 17 Januari 2009.
Astagfirullah .. ditengah tengah orang kaya raya di Moskow, masih banyak kita bisa temukan orang-orang yang untuk makan sajapun susah. Jurang "menganga" yang begitu dalam antara yang kaya dan miskin ada di mana-mana, di Indonesia juga di Rusia.
Pada mereka yang terpinggirkan atau yang sedih karena berbagai sebab, saya persembahkan tulisan ini :
Saudariku ....
Hapuslah air matamu
Hadapi hidup ini dengan tabah
Serahkan semua urusan kepadaNya
Saudariku ....
Di saat duka melanda jiwa dan menguras air mata
Cobalah lihat di sana ....
Di gubuk-gubuk liar
Di kolong kolong jembatan
Di rumah-rumah kumuh
Di negara-negara yang sedang kekeringan
Di negara yang sedang dilanda perang
Cobalah lihat ....
Mereka yang mengais makanan
Mereka yang merendahkan tangan mengharapkan uluran tangan
Saudariku ....
Hapuslah air matamu
Tabahkanlah hatimu
Cobalah lihat di sana ....
Seorang ibu sendirian karena suaminya meninggal dunia
Seorang anak yatim kehilangan ayahnya karena musibah yang melanda
Seorang istri yang ditinggal suami karena perang
Saudariku ....
Senyumlah ....
Mari kita mencari ridhoNya
Mari kita raih hidup bahagia dengan doa dan usaha
Mari kita berjuang dengan bekal iman di dada
Mari kita tantang matahari dengan tekad membaja
Mari kita hadapi hidup
Seperti semut hitam di malam gelap gulita
Mencari makan untuk anak-anaknya
Marilah .... saudariku
Hapuslah air matamu ....
Senyumlah .... !
Saudariku ....
Janganlah bersedih
Cobalah lihat di sana ....
Betapa banyak anak-anak gadis
Tersia-sia hidupnya, karena salah mengartikan cinta
Memberikan segalanya pada yang dicintai
Meninggalkan bekas yang tak mudah dihapus sejarah hidupnya
Saudariku ....
Coba lihat di sana ....
Gadis gadis yang terlena karena cinta membara
Melupakan sesuatu yang mesti dijaga
Meninggalkan luka yang tak mudah dihapus tinta sejarah hidupnya
Saudariku ....
Di lain tempat dan di lain waktu
Ada sepasang calon suami istri
Yang amat sederhana ... dengan mas kawin ala kadarnya
Sejadah panjang mengukir hidupnya
Dan alas tikar seadanya menjadi hamparan tidur keduanya
Coba lihat itu .....
Saudariku ....
Jangan bersedih
Hapuslah air matamu ....
Mari bersyukur kepadaNya
Karena kau dijauhi dari kejadian yang mereka alami
Mari kita bersujud atas karuniaNya
Rezeki yang berkah
Kematangan jiwa yang semakin mantap
Keteguhan iman yang semakin kuat
Sabar dan syukur yang mengikat
Saudariku ....
Senyumlah ....
Di balik senyummu ada karuniaNya
Di balik senyummu ada bahagia
Di balik senyummu ada sedekah
Di balik senyummu ada keikhlasan
Di balik senyummu ada istana kerinduan
Saudariku ....
Apa yang ada padamu sekarang ini
Adalah karunia Allah
Yang tidak semua orang menerimanya
Yang tidak semua orang merasakannya
Yang tidak semua orang mendapatkannya
Yang tidak semua orang memilikinya
Yang tidak semua orang mampu menggapainya
Saudariku ....
Jikapun ada kekurangan yang kau terima
Atau merasa ada yang belum tercapai
Atau merasa hidup begitu membosankan
Atau merasa orang lain lebih darimu dari harta, kedudukan atau pendidikan
Dan semua itu menjadi hatimu sedih
Coba lihat ....
Orang yang ada di bawahmu
Orang yang tidak berpendidikan
Orang yang mencari sesuap nasipun susah
Orang yang berumah beratap langit
Orang yang berjalan tanpa alas kaki
Orang yang kemana-mana hanya berjalan kaki
Dan banyak lagi orang yang dari berbagai segi
Sangat kekurangan ...!
Bukan untuk menangisinya
Bukan untuk menghinanya
Bukan untuk mentertawakannya
Tapi menjadi bahan pembelajaran
Untuk menatap hidup agar lebih baik dari kemarin
Untuk bersyukur kepadaNya bila memdapat karunia
Dan bersabar bila mendapat cobaan !
Saudariku ....
Tersenyumlah ....
Doaku menyertaimu ... !
jangan bersedih
http://www.gramon-download-buku-gratis.com/2010/02/tragedi-karbala-terbunuhnya-cucu-nabi_4111.html
Langganan:
Komentar (Atom)